Jepang » Travel

Vihara Seluruh Jepang akan Berikan Penyewaan Kamar untuk Turis

Selasa, 12 Juni 2018

Bhagavant.com,
Tokyo, Jepang – Dengan undang-undang baru yang berlaku akhir bulan lalu, vihara seluruh Jepang akan dapat menyewakan kamar cadangan mereka kepada para turis.

Vihara Kiyomizu (Kiyomizu-dera) di Kyoto.
Vihara Kiyomizu (Kiyomizu-dera) di Kyoto.

Dan dengan undang Bisnis Penginapan tersebut membuka peluang para turis untuk tinggal di vihara di seluruh negeri dan memungkinkan vihara-vihara memanfaatkan tren pariwisata di Jepang.

Sebelumnya, sejumlah kecil vihara-vihara telah menawarkan tempat bermalam, yang dikenal sebagai shukubo untuk para peziarah sebagai bagian dari retret spiritual mereka atau bagi wisatawan yang suka bertualang.

Hukum yang ada sebelumnya menyulitkan lembaga keagamaan untuk menyewakan ruang sebagai akomodasi komersial. Tetapi dengan meningkatnya permintaan untuk akomodasi turis di Jepang dan popularitas layanan global seperti Airbnb, telah mendorong sebuah perubahan.

Undang-Undang Bisnis Penginapan yang baru melemaskan peraturan-peraturan sebelumnya. Ini memungkinkan apa pun dari kamar tidur yang kosong hingga sebuah vihara untuk didaftarkan sebagai akomodasi dan disewakan. vihara di seluruh Jepang sekarang diharapkan untuk memasuki peluang industri baru ini.

Satu perusahaan Jepang yang memainkan perubahan ini adalah Waka Corporation yang berbasis di Osaka. Bulan lalu, perusahaan ini mengumumkan situs web baru bernama Terahaku — nama ini didasarkan pada pembacaan dua karakter kanji Jepang untuk “vihara” dan “tinggal” — yang dimaksudkan untuk memungkinkan pengguna mencari dan memesan tinggal di vihara secara online. Ini membuatnya lebih mudah untuk para turis untuk mencari dan berkomunikasi dengan vihara yang menawarkan akomodasi.

Sementara situs web Terahaku menargetkan pelanggan Jepang, mereka bermitra dengan Airbnb dan Booking.com untuk menawarkan dukungan yang nyaman bagi para turis asing dan memberi mereka pilihan untuk mencari dan memesan akomodasi dalam bahasa Inggris dan bahasa lainnya.

Vihara seluruh Jepang telah lama menarik pengunjung dari seluruh dunia berkat sejarah pentingnya, arsitektur luar biasa, dan lingkungan yang tenang, dan Terahaku berharap untuk melampaui tidak hanya menawarkan tamu pilihan untuk menginap.

Sebaliknya, Terahaku bertujuan untuk memberikan pengalaman yang lebih memperkaya, berfokus pada tradisi, sejarah, dan budaya yang diwujudkan oleh vihara-vihara. Mereka berusaha untuk menawarkan kepada tamu suatu cita rasa kehidupan Buddhis, termasuk masakan vegetarian vihara shojin ryori, meditasi zazen, penulisan sutra, dan puja bakti pagi hari atau, terkadang tengah malam.[Bhagavant, 12/6/18, Sum]

Kata kunci:
Penulis: