Asia Oseania » Asia Selatan » India

Rayakan Kathina Buddhis Tripura Beri Penghormatan Korban Teror Paris

Senin, 16 November 2015

Bhagavant.com,
Tripura, India – Ratusan umat Buddha di negara bagian timur laut India, Tripura, memberikan penghormatan kepada para korban serangan teror di Paris. Perancis, saat merayakan Kathina pada Minggu (15/11/2015).

Umat Buddha membawa persembahan dalam Kathina Puja di Vihara Venuvana di Agartala, Tripura, India, Minggu (15/11/2015).
Umat Buddha membawa persembahan dalam Kathina Puja di Vihara Venuvana di Agartala, Tripura, India, Minggu (15/11/2015). Foto: bdnews24.com

Umat Buddha berkumpul di Vihara Venuvana (Venuban Bihar) yang bersejarah di Agartala, pada hari Minggu untuk berpartisipasi dalam perayaan “Kathin Chibor Dan” (“Kathina Chivara Dana“) ke-39 di negara bagian tersebut. Mereka melakukan puja bakti dan menyalakan lilin untuk perdamaian universal dan menentang radikalisme agama.

Kathin Chibor Dan (Kathina Chivara Dana) yang secara harfiah berarti dana jubah Kathina, merupakan perayaan tahunan keagamaan Buddhis untuk merayakan berakhirnya masa vassa (retret musim hujan) para bhikkhu dan saat para umat mempersembahkan dana khususnya jubah baru kepada Sangha.

“Kami umat Buddha, para pelajar, bhikkkhu dan masyarakat dari Yayasan Dharmadipa Yayasan berkumpul untuk puja bakti bagi perdamaian, harmoni dan keamanan dunia dan bagi mereka yang telah meninggal dalam pembunuhan massal di Paris. Kami mengungkapkan solidaritas kami terhadap para mendiang dan berharap untuk kesejahteraan mereka,” kata Y.M. Bhikkhu Dharmadipa, seperti yang dilansir bdnews24, Senin (16/11/2015).

Bhikkhu Dharmadipa berpendapat bahwa di mana-mana di dunia ada perang dan pertempuran atas nama agama yang telah dilembagakan dan yang telah kosong dari pendekatan universal, mempromosikan kekerasan sektarian.

“Agama dalam pemahaman saya tidak harus dilembagakan. Agama Buddha, Kristen, Islam, Jain dan Hindu merupakan agama-agama yang dilembagakan tapi yang saya pahami bahwa agama seharusnya berada dalam batin dan pikiran individu,” demikian pemahamannya.

“Agama secara alami seharusnya bersifat universal. Belas kasih dan kebaikan seharusnya menjadi agama bagi setiap manusia karena jika Anda memiliki kasih sayang atau kebaikan Anda tidak menjadi kejam. Setelah kita merasakan sakit dari sesama manusia, kita dapat saling membantu dan membangun perdamaian dan harmoni di alam semesta.”

Menurut laporan terakhir CNN, serangan teror yang terjadi di Paris, Perancis pada Jumat (13/11/2015) mengakibatkan setidaknya 129 orang meninggal dan 352 terluka.[Bhagavant, 16/11/15, Sum]

Kata kunci:
Penulis: