Amerika » Amerika Serikat

Saat Pertemuan Perwakilan Buddhis di Gedung Putih, AS

Minggu, 24 Mei 2015

Bhagavant.com,
Washington, D.C., Amerika Serikat – Sekitar seratus lebih perwakilan umat Buddhis di Amerika serikat mengunjungi Gedung Putih di Washington, D.C. untuk menghadiri sebuah konferensi bersama dengan Pemerintah Amerika Serikat (AS), pada pekan lalu, Kamis (14/5/2015).

Para tokoh Buddhis dari berbagai tradisi.
Para tokoh Buddhis dari berbagai tradisi. Foto: Philip Rosenberg. dari Lion’s Roar

Pertemuan penting yang bertajuk: “Konferensi Gedung Putih – Kepemimpinan Buddhis” tersebut dihadiri oleh 130 perwakilan Amerika umat Buddhis dari umat awam, anggota sangha, dan akademisi penulis. Mereka bertemu dengan para pejabat Gedung Putih bertujuan untuk menngangkat profil keterlibatan umat Buddhis dalam kehidupan sipil dan untuk membahas isu-isu mengenai umat Buddhis dengan pemerintah. Dan tema untuk simposium yang pertama kali diadakan ini adalah “Suara di Lapangan – Aksi di Dunia” (Voices in the Square – Action in the World).

Para tokoh Buddhis yang hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Y.M. Bhikkhu Bodhi pendiri Buddhist Global Relief (BGR), Pandita T. Kenjitsu Nakagaki dari Dewan Buddhis New York, Tara Brach seorang guru meditasi terkemuka dan seorang penulis, dan lainnya. Dan mewakili Pemerintah AS untuk menanggapi apa yang menjadi perhatian umat Buddhis tersebut yaitu Melissa Rogers dari Kantor Gedung Putih untuk Kemitraan Masyarakat berbasis Kepercayaan, Shaun Casey perwakilan khusus AS untuk agama dan urusan global, Pendeta Susan Hayward, direktur interim untuk agama dan pembangunan perdamaian di Institut Perdamaian AS, dan Angela Barranco dari Dewan Gedung Putih untuk Kualitas Lingkungan.

Pertemuan tersebut dimulai dengan kata sambutan dan meditasi singkat, program pagi di Iniversitas George Washington yang menampilkan presentasi singkat tentang beberapa kekhawatiran yang luas dan mendesak. Sebuah video dari Mary Evelyn Tucker dan analisis yang kuat oleh Bhikkhu Bodhi mengaitkan Empat Kebenaran Mulia dengan Perubahan Iklim. Pendeta angel Kyodo williams dari Pusat Perubahan Transformatif membuat hubungan menarik antara keadilan iklim dan keadilan rasial, mengatakan, “Di dalam batin kita memiliki ketegaan untuk merendahkan planet ini dikarenakan kita tega untuk merendahkan manusia.”

“Tiga hal yang menonjol dari hari itu. Pertama, bahwa kami berkumpul dalam keprihatinan kolektif untuk isu-isu menarik yang mengancam kesejahteraan semua makhluk, bukan kepentingan umat Buddhis saja,” kata Hozan Alan Senauke, wakil ketua Sentra Zen Berkeley di California, AS, seperti yang dilansir Lion’s Roar pada Jumat (15/5/2015).

“Kedua, memperbanyak kesempatan dan mempersingkat kefrustrasian dengan bersama begitu banyak teman dan sekutu. Ketiga, bahwa bekerja dalam Kantor Eksekutif Eisenhower Gedung Putih, kami praktisi Buddhis dan staf Gedung Putih mampu bersama-sama, untuk melantunkan empat ikrar Bodhisattva, yang dimulai dengan: “Para makhluk yang tak terhitung jumlahnya; saya berikrar untuk menyelamatkan mereka.”

Berdasarkan Pew Research Center pada tahun 2010, umat Buddhis di Amerika Serikat berjumlah lebih kurang 3,5 juta orang, dan menjadi kelompok agama kedua terbesar di Amerika Serikat.[Bhagavant, 24/5/15, Sum]

Penulis:
REKOMENDASIKAN: