Amerika » Amerika Serikat » Seremonial

Perserikatan Bangsa-Bangsa Sampaikan Pesan Vesak 2015

Selasa, 19 Mei 2015

Bhagavant.com,
New York, Amerika Serikat – Dalam rangka menyambut Hari Suci Vesak (Waisak) 2015, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyampaikan Pesan Vesak melalui Sekretaris Jenderalnya, Ban Ki-moon.

Perserikatan Bangsa-Bangsa
Perserikatan Bangsa-Bangsa

Pesan Vesak yang juga ditujukan untuk memperingati Hari Vesak PBB 2015 / 2558 EB (versi Thailand; Indonesia 2559 EB) yang akan dirayakan pada 28-30 Mei 2015 di Universitas Mahachulalongkornrajavidyalaya, Thailand, membahas mengenai semangat Vesak dapat membantu menggerakkan respons global terhadap tantangan yang sedang kita hadapi sekarang, dan juga meminta untuk menyikapi kemunculan ekstremisme kekerasan baru-baru ini.

Berikut Pesan Hari Vesak dari Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-moon.

___

PERSERIKATAN BANGSA BANGSA

SEKRETARIS JENDERAL

Pada Hari Vesak ini, saya menyampaikan salam khusus kepada para korban gempa di Nepal, negara yang berperan penting dalam memimpin Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk menetapkan perayaan ini. Saya berharap bahwa masyarakat Nepal yang merayakan hari suci ini di tengah reruntuhan dapat mengambil beberapa tingkat kenyamanan dari pesan solidaritas kemanusiaannya.

Semangat Vesak dapat membantu untuk menggerakkan respon global terhadap tantangan zaman kita. Sebagaimana Perserikatan Bangsa-Bangsa bekerja pada tahun iniu untuk mengadopsi seperangkat tujuan pembangunan berkelanjutan baru dan perjanjian baru yang berarti pada perubahan iklim, kita sebaiknya memperhatikan ajaran Buddhis bahwa hidup dan lingkungan pada dasarnya adalah satu. Dan pengamatan Sri Buddha bahwa semua orang saling berhubungan mengingatkan kita tentang pentingnya bersatu sebagai satu keluarga manusia bertekad untuk mengatasi perjuangan bersama kita berdasarkan nilai-nilai umum.

Saya telah meminta para anggota dan pimpinan semua komunitas agama untuk bergabung dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam menyikapi kemunculan ekstremisme kekerasan yang berbahaya dan mengganggu stabilitas baru-baru ini. Untuk mencapai tujuan itu, kami baru-baru ini menerima para tokoh terkemuka dari agama-agama besar di dunia untuk pertemuan dua hari di Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk mempromosikan toleransi dan rekonsiliasi.

Pentingnya melampaui perbedaan terletak di inti ajaran-ajaran Buddhis, yang menginstruksikan untuk mempraktikkan kasih sayang yang abadi.

Mari kita merayakan Hari Vesak dengan sebuah janji untuk merawat orang yang paling rentan dalam masyarakat kita dan, dalam proses, menciptakan masa depan yang lebih baik bagi semua.

Ban Ki-moon

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa

Perayaan Hari Vesak PBB 2015 yang memasuki tahun ke-12 mengangkat tema utama: “Buddhisme dan Krisis Dunia” (Buddhism and World Crisis).[Bhagavant, 19/5/15, Sum]
[Sumber]

Kata kunci: , , , ,
Penulis:

REKOMENDASIKAN: