India » Tradisi dan Budaya

Festival Budaya Buddhis Bodh Mahotsava 2014 di Bodh Gaya

Sabtu, 8 Februari 2014

Bhagavant.com,
Bodh Gaya, India – Festival Budaya Buddhis atau Bodh Mahotsava 2014 diadakan selama 3 hari berturut-turut pada 4-6 Februari 2014 di Lapangan Kalchakra, Bodh Gaya, India, dimulai dengan diiringi dengan pelafalan sutra maupun sutta oleh para bhiksu Mahayana dan bhikkhu Theravada.

Dengan melakukan penyalaan pelita dalam pembukaannya, festival budaya yang masih dalam peringatan 2600 tahun Pencerahan Sang Buddha di Bodh Gaya, dihadiri oleh Ketua Menteri negara bagian Bihar, Nitish Kumar, Ketua DPR Bihar Uday Narayan Chaudhary, dan para pejabat kabinet lainnya.

Pertunjukkan para artis dari Sri Lanka dan Birma di Bodh Bodh Mahotsava di Bodh Gaya pada Selasa (4/2/2014). Foto: Suman - The Telegraph India
Pertunjukkan para artis dari Sri Lanka dan Birma di Bodh Bodh Mahotsava di Bodh Gaya pada Selasa (4/2/2014). Foto: Suman – The Telegraph India

Malam budaya dimulai dengan pertunjukan tari oleh seniman dari Sri Lanka, Bhutan, Birma dan India. Acara ini pertama kalinya yang disiarkan secara langsung melalui televisi dan ditampilkan di situs web. Stasiun TV Doordarshan melakukan siaran langsung dari festival tersebut, sedangkan situs web dapat dilihat di webcast.gov.in/bodhmahotsava/archive.html.

“Saya telah mengunjungi Bodh Gaya sejak tahun 2006 pada kesempatan Bodh Mahotsava. Saya telah menemukan bahwa setiap tahun berlalu, Mahotsava semakin baik dan telah memperoleh status internasionalnya. Acaa ini diselenggarakan untuk mendorong perdamaian dunia. Orang-orang dari seluruh India dan luar negeri mengunjungi tempat ini dan mereka menemukan kedamaian di sini. Tidak hanya pengikut Buddhisme, tetapi agama-agama lain juga datang ke Bodh Gaya. Hal ini merupakan kesenangan saat para seniman dari banyak negara berpartisipasi dalam Mahotsava tahun ini,” kata Ketua Menteri dalam pembukaan acara tersebut, seperti yang dilaporkan The Telegraph India, Rabu (5/2/2014).

Namun Ketua Menteri juga mengkritik serangan teroris di Bodh Gaya pada 7 Juli 2013.

“Bahkan tempat dari mana pesan perdamaian yang disampaikan ke seluruh dunia tidak luput dari para teroris. Hal itu merupakan insiden terkutuk. Terlepas semua ini, daya tarik orang-orang terhadap Bodh Gaya masih utuh. Jalan damai adalah sulit tetapi para pengikut perdamaian seharusnya tidak patah semangat karena hal itu akan memperkuat barisan para penghancur, “katanya.

Bodh Mahotsava (Festival Bodha) yang merupakan acara budaya yang banyak ditunggu-tunggu tersebut diselenggarakan oleh departemen pariwisata pemerintah negara bagian dan pemerintah distrik, dimulai dengan catatan positif pada Selasa malam dengan menampilkan campuran yang tepat dari menu budaya India dan asing. Acara tahunan yang dimulai pada tahun 1998 bertujuan untuk mempromosikan wisata religi dan ziarah di tanah di mana Pencerahan Petapa Gotama menjadi Buddha.

Acara yang diselenggarakan di Lapangan Kalachakra, menarik lebih dari 8.000 orang, termasuk perwakilan dari berbagai kedutaan besar, delegasi nasional dan peserta lokal.[Bhagavant, 8/2/14, Sum]

Kata kunci: ,
Penulis: