Asia Tenggara » Indonesia » Seremonial

Asadha 2556 EB Bersama STI di Candi Mendut

Senin, 23 Juli 2012

Asadha PujaBhagavant.com,
Magelang, Jawa Tengah – Asadha (Āṣāḍha) adalah salah satu hari besar agama Buddha yang dirayakan oleh umat Buddha untuk memperingati hari saat Sang Buddha membabarkan Dhamma untuk pertama kali yang sering disebut dengan Pemutaran Roda Dhamma (Pali: Dhammacakka Pavattana, Sanskerta: Dharmacakra Pravartana), kepada 5 siswa pertama yaitu: Kondañña, Assaji, Bhadiya, Vappa, dan Mahanama di Taman Rusa Isipatana, dekat Benares (Varanasi), India.

Tahun ini peringatan Asadha memasuki tahun 2556 Era Buddhis (EB) dan menjadi peringatan Asadha yang memiliki makna khusus karena bertepatan dengan genapnya 2600 tahun pembabaran Dhamma oleh Sang Buddha untuk pertama kali.

Untuk memperingati Asadha 2556 EB tersebut, ribuan umat Buddha bersama 100 bhikkhu dan samanera yang tergabung dalam Saṅgha Theravāda Indonesia (STI) akan melakukan Puja Bakti Agung di Candi Mendut, Magelang, Jawa Tengah, pada hari Sabtu tanggal 28 Juli 2012.

Dalam siaran persnya, panitia Puja Bakti Agung Asadha 2556 EB menjelaskan bahwa umat Buddha bersama para bhikkhu akan memulai Puja Bakti Agung dengan melakukan Perjalanan Bakti (Bhakti Yatra) yang biasa dikenal sebagai prosesi keagamaan (devotional walk) dari Candi Pawon menuju Candi Mendut pada tanggal 28 Juli tersebut dimulai pukul 16.30. Perjalanan Bakti akan memasuki Candi Mendut pada pukul 18.00. Para bhikkhu akan melakukan pembacaan paritta di ruang Candi Mendut. Umat mengambil tempat memenuhi halaman candi.

Tari Puja membuka Puja Bakti Agung Asadha 2556 mengawali turunnya para bhikkhu dari ruang candi menuju tempat upacara di halaman candi.

Dalam Puja Bakti Agung ini Y.M. Bhikkhu Sri Paññāvaro Mahāthera, Kepala Sangha Theravāda Indonesia akan memberikan khotbah Dhamma. Empat Kebenaran Mulia menjadi tema wejangan Dhamma karena Empat Kebenaran Mulia itu merupakan inti khotbah Buddha Gotama 2600 tahun lalu dan juga denyut seluruh ajaran.

Puja Bakti Agung Asadha 2556 yang diselenggarakan oleh Keluarga Buddhis Theravāda Indonesia tersebut, terbuka bagi para wisatawan dan masyarakat. Untuk mengikuti rangkaian upacara para peserta diminta mengambil tanda pengenal yang akan diberikan dengan cuma-cuma di Lapangan Tingal mulai pukul 8.00 WIB.

Nama Āṣāḍha (Asadha) atau sering juga disebut dengan Āsāḷha (Asalha) sendiri berasal dari nama bulan ke-4 dalam penanggalan lunisolar pada masa India kuno, yang jatuh pada bulan Juli – Agustus tahun era umum.[Bhagavant, 23/7/12, Sum]

Kata kunci:
Penulis: