Asia Tenggara » Birma » Seremonial

Birma Akan Rayakan Stupa Shwedagon Ke-2600

Sabtu, 29 Oktober 2011

Buddhisme di BirmaBhagavant.com,
Rangoon, Birma – Birma (Myanmar – red) saat ini sedang mempersiapkan diri untuk mengadakan perayaan akbar keagamaan dalam rangka memperingati berdirinya Stupa Shwedagon yang ke-2600 tahun di Rangoon.

Pekerjaan renovasi terhadap stupa yang lebih dikenal dengan Pagoda Shwedagon tersebut sedang berlangsung dan diharapkan selesai sebelum pelaksanaan kegiatan acara yang akan berlangsung pada hari purnama di bulan Maret 2012. Pekerjaan renovasi tersebut di bawah pengawasan pemerintah daerah Rangoon.

Seperti yang laporkan oleh surat kabar resmi pemerintah Birma, New Light of Myanmar, Minggu 23/10, Menteri Agama Birma, Thura U Myint Maung mengadakan pertemuan dengan para anggota Dewan Pengawas Stupa Shwedagon pada hari Sabtu dan mengadakan koordinasi penting untuk pekerjaan renovasi yang sedang berlangsung dan pekerjaan persiapan untuk mengadakan peringatan ke-2600 tahun Stupa Shwedagon (2600th Anniversary Buddha Pujaniya of Shwedagon Pagoda).

Renovasi Stupa Shwedagon meliputi antara lain pemasangan ubin baru pada aula-aula puja dan cetiya untuk kenyamanan para peziarah; memasang lift di museum, tempat penyimpanan Kitab Suci Buddhis dan arsip-arsip stupa tersebut; membangun tangga terpisah untuk Museum Kehidupan Sang Buddha dengan lanskap bertaman; memodernisasi display kehidupan Sang Buddha di museum tersebut dan membangun dua gerbang megah untuk Stupa Shwedagon di Jalan U Wisara.

Selain pekerjaan renovasi, persiapan kegiatan yang rencananya akan digelar antara lain, mengadakan upacara puja dengan skala besar di bawah naungan pemerintah daerah Rangoon, menampilkan penataan dan permainan cahaya, dan mempersembahkan sebanyak 84.000 kuntum bunga kepada Sang Buddha.

Stupa Emas Shwedagon dengan tinggi 99 meter, terletak di bagian barat Danau Kandawgyi di Bukit Singuttara, Rangoon, Birma. Dengan nama resmi: Shwedagon Zedi Daw, stupa ini merupakan stupa tersuci bagi masyarakat Birma dan menjadi simbol bagi negara karena kepopulerannya di dunia.

Berdasarkan catatan sejarah, Stupa Shwedagon yang kini memiliki puncak bertatahkan intan sebanyak 5.448 intan dan 2.317 batu delima, didirikan sejak 588 Sebelum Masehi, saat kehidupan Sang Buddha.

Stupa Shwedagon dibangun oleh Raja Ukkala (Okkala) untuk menyimpan relik berupa beberapa helai rambut Buddha Gotama yang diterima langsung oleh dua bersaudara pedagang asal Birma, Tapussa dan Bhallika dari Sang Buddha.

Tapussa dan Bhallika yang sedang melakukan perjalanan dagang di India bertemu Sang Buddha pada hari pertama dari minggu kedelapan setelah Pencerahan Sang Buddha. Setelah mempersembahkan makanan dan hendak melanjutkan perjalanan, kedua saudara pedagang tersebut memohon untuk diberikan cenderamata untuk dipuja, dan Sang Buddha memberikan mereka beberapa helai rambut-Nya.

Menurut legenda, Stupa Shwedagon juga menyimpan relik dari 3 Buddha sebelum Buddha Sejarah, yaitu tongkat dari Buddha Kakusandha, penyaring air dari Buddha Koṇāgamana dan selembar jubah dari Buddha Kassapa.[Bhagavant, 29/10/11, Sum]

Kata kunci:
Penulis: