Eropa » Inggris Raya » Keluarga » Meditasi

Meditasi Sebagai Kunci Pernikahan Bahagia

Jumat, 25 Maret 2011

Keluarga dan BuddhismeBhagavant.com,
London, Inggris Raya – Pangeran William dari Kerajaan Inggris dan Kate Middleton direncanakan akan melangsungkan pernikahan di Westminster Abbey, London, Inggris Raya pada 29 April 2011 mendatang. Undangan dari pernikahan yang mungkin menjadi salah satu yang termegah pada abad ini pun telah disebar kepada tokoh-tokoh berpengaruh.

Salah satu tokoh yang menerima undangan pernikahan putra sulung Pangeran Charles dan mendiang Putri Diana tersebut adalah seorang bhikkhu senior di Inggris yaitu Yang Mulia Bhante Bogoda Seelawimala, Ketua Sangha Nayaka Inggris Raya, sekaligus kepala Vihara Buddhis London di Chiswick, London.

Dengan diundangnya Bhante Bogoda Seelawimala, menjadikan beliau sebagai bhikkhu pertama yang menghadiri upacara pernikahan Kerajaan Inggris.

Saat menerima undangan pernikahan kerajaan tersebut, Bhante Bogoda Seelawimala membalasnya dengan beberapa nasihat untuk pernikahan bahagia yang ditujukan kepada Pangeran William dan Kate Middleton, yang mungkin dapat membantu pasangan kerajaan tersebut dalam mengatasi masalah-masalah dalam pernikahan.

“Diskusikan permasalahan kalian dan bermeditasilah bersama setiap pagi untuk mengosongkan permasalahan dari pikiran kalian,” demikian kata Bhante Bogoda Seelawimala, yang dikutip Bhagavant.com dari Evening Standard.

Selain itu, Bhante yang memimpin kurang lebih 150.000 orang Buddhis Inggris tersebut juga memperingatkan pasangan tersebut agar “membangun sebuah percontohan” mengingat mereka adalah tokoh-tokoh panutan.

Meskipun Bhante Bogoda Seelawimala adalah bhikkhu pertama yang menghadiri pernikahan kerajaan tersebut, namun ini bukanlah pertama kalinya bagi beliau bertemu dengan keluarga Kerajaan Inggris.

Pada awal 2005 dimana bencana tsunami menerjang Samudera Hindia pada penghujung tahun 2004, Pangeran Charles berkunjung ke Vihara di Chiswick tersebut untuk menunjukkan dukungan dan solidaritasnya terhadap masyarakat Sri Lanka dan negara lainnya yang terkena bencana mematikan tersebut.

“Ia adalah pria yang sangat berhati hangat,” kenang Bhante Bogoda. “Ia sangat tertarik pada Buddhisme dan menanyakan beberapa pertanyaan bagus. Ia sangat ingin tahu mengenai meditasi dan betapa sulitnya duduk dengan kedua lutut anda menyilang utnuk waktu yang lama.”

Bhante Bogoda sangat berharap kepada Pangeran William untuk mengikuti jejak ayahnya, Pangeran Charles, dan mengunjungi vihara tersebut. Beliau mengatakan, ”Saya akan senang jika mereka bergabung dalam sebuah sesi meditasi.”

Vihara Buddhis London merupakan vihara pertama yang dibangun di luar benua Asia. Vihara yang berbasis ajaran tradisi Theravada tersebut didirikan pada tahun 1926 oleh Anagarika Dharmapala dari Sri Lanka.[Sum]

Kata kunci: ,
Penulis: