Asia Oseania » Asia Tenggara » Malaysia » Seremonial » Tokoh

Venerable Dhammananda Dalam Kenangan

Jumat, 1 September 2006

Venerable Dhammananda Dalam KenanganBhagavant.com
Kuala Lumpur, Malaysia – Lahir pada tanggal 18 Maret 1919 di Kirinde sebuah desa kecil di Matara, bagian Selatan Sri Lanka. ”Chief” ”(Ketua), begitulah Beliau sering dipanggil. Beliau masuk dan ditahbiskan menjadi samanera ketika usianya masih 12 tahun oleh Venerable K. Dhammaratana Maha Thera.

Beliau diberi nama Buddhis yaitu ”Dhammananda” yang berarti ”Ia yang mengalami kebahagiaan melalui Dhamma”. Ketika berusia 22 tahun, Beliau menerima upasampada menjadi bhikkhu oleh Venerable K Ratanapala Maha Thera, Ketua kepala Vihara Kotawila.

Figur pemimpin komunitas Buddhis Malaysia dan Singapura ini berkunjung ke Malaysia pada Januari 1952 dari Sri Lanka untuk membantu perkembangan spiritual bagi komunitas Singhala di Kuala Lumpur. Dan saat itulah Beliau menjadikan Malaysia sebagai rumah keduanya.

Tidak beberapa lama dari kedatangannya, Venerable Dhammananda diminta oleh Komisi Tinggi Malaysia, Sir Gerald Templer, untuk mengajarkan Buddhisme di komunitas Tionghoa di Desa Baru dan memantau perkembangan Komunis. Demikianlah Beliau memulai perjalanannya mengajarkan Buddhisme di Malaysia dan Singapura, dan pada tahun 2002 Beliau genap menjadi Dhammaduta selama 50 tahun.

Selain sebagai Ketua di Maha Vihara di Kuala Lumpur, Ven. Dr. K.Sri Dhammananda juga menjabat sebagai Penasihat Agama Senior World Buddhist Sangha Council, Penasihat Senior Malaysian Fo Kuang Buddhist Association, Anggota Komite Malaysian Association for the Blind, dan berbagai gelar akademis yang Beliau sandang seperti gelar Doctor of The Scriptures dari Kotte Maha Sangha Sabha-Sri Lanka, Doctor of Literature dari Benares Hindu University-India, dan Honorary Doctorate Degree of Ph.D. (honoris causa) Divisi Philosophy dari Mahachulalongkornrajavidyalaya University Bangkok-Thailand. (www.ksridhammananda.com)

Beliau juga menulis berbagai macam buku Dhamma seperti “What Buddhists Believe”, “Buddhism For the Future”, “How To Live Without Fear and Worry”, “Gems of Buddhist Wisdom”, dan banyak buku Dhamma lainnya.

Setelah berjuang 54 tahun mengabdi, dan di usia ke 87 tahun, Venerable K. Sri Dhammananda tutup usia setelah sebelumnya mengalami sakit parah selama enam minggu setelah mengalamai stroke.

Minggu lalu Beliau pulang ke Kuala Lumpur setelah menginap di Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura. Beliau mengalami serangan stroke kedua setelah pulang dari Singapura dan mengalami koma. Dan pada tanggal 31 Agustus 2006, pukul 12.42 waktu setempat, Beliau wafat. Buddhist Maha Vihara di Kuala Lumpur menentapkan 3 hari bergabung bagi Venerable K. Sri Dhammananda.

Kremasi jenasah Venerable K. Sri Dhammananda akan dilaksanakan pada hari Minggu 3 September 2006 di Nirwana Memorial, Semenyih, Malaysia, pada pukul 17 sore waktu setempat. Kremasi akan dilaksanakan dengan tradisi Buddhis dengan menggunakan pyre (tumpukan kayu) setinggi 40 kaki (kurang lebih 12,8 meter).

Wafatnya Bhante Dhammanda bukan hanya suatu bentuk kehilangan bagi umat Buddha di Malaysia dan Singapura saja, tetapi juga bagi seluruh umat Buddha di dunia. Beliau adalah seorang Dhammaduta sejati, The Great Dhammaduta.

Sabbe Sankhara Anicca. Selamat jalan Bhante, semoga Bhante mencapai Pencerahan Sempurna dan mencapai Nibbana. Sadhu! Sadhu! Sadhu!

[Sum]

Mengenang Venerable K. Sri Dhammananda (1919 – 2006)

Kata kunci: , , , ,
Penulis: