Indonesia » Sains » Seremonial

Fenomena Supermoon di Hari Raya Vesak 2012

Kamis, 3 Mei 2012

Selamat Hari Tisuci VesakBhagavant.com,
Jakarta, Indonesia – Fenomena Supermoon atau Bulan Super yang akan muncul bertepatan dengan perayaan Vesak 2556 Era Buddhis (EB) / 2012, pada Minggu 6 Mei 2012, menambah keindahan peringatan hari Trisuci.

Supermoon atau Bulan Super merupakan sebuah istilah bagi kondisi Bulan dalam keadaan purnama ataupun baru yang tampak lebih besar dari biasanya karena Bulan berada di posisi paling dekat dengan bumi. Sedangkan secara spesifik, Super Full Moon atau Bulan Purnama Super adalah Bulan dalam kondisi pernama penuh (bukan Bulan baru) dan berada pada posisi paling dekat dengan bumi.

Posisi Bulan yang berada paling dekat dengan bumi selama ia mengelilingi bumi disebut dengan perigee. Pada saat ini jarak antara Bulan dengan Bumi sekitar 357.000 kilometer. Sedangkan posisi Bulan terjauh dari bumi disebut dengan apogee, yang memiliki jarak dengan bumi sekitar 406.000 kilometer. Tahun ini jarak terdekat Bulan ke Bumi adalah 356.953 kilometer.

Super Full Moon atau Bulan Purnama Super
Bulan Purnama Super 19 Maret 2011. Foto: Wikimedia.org

Tahun ini para astronom memperkirakan Bulan akan tampak 14 persen lebih besar dan 30 persen lebih terang. Supermoon secara lengkap (purnama penuh dan jarah terdekat) jatuh pada Sabtu 5 Mei, pukul 23.34 EDT atau Minggu, 6 Mei pukul 10.34 WIB bertepatan dengan detik-detik Vesak 2556 EB.

Karena tahun ini di Indonesia Super Full Moon secara lengkap terjadi pada pagi hari, maka fenomena Supermoon tersebut baru dapat disaksikan pada Minggu menjelang malam, sesaat setelah matahari tenggelam sampai sesaat sebelum fajar menyingsing esok harinya. Seperti biasanya, untuk menyaksikan fenomena alam ini perlu dalam kondisi langit yang cerah tak berawan dan tidak turun hujan.

Supermoon tahun ini mungkin juga menjadi momen yang istimewa bagi umat Buddha yang merayakan Vesak berdasarkan penanggalan versi Thailand yang menetapkan Vesak tahun ini merupakan Vesak tahun ke-2555 Era Buddhis. Ini berarti Vesak tahun ini juga sekaligus memperingati 2600 tahun Buddha Jayanti (Pencapaian Pencerahan Sempurna Sang Buddha) dengan menampilkan fenomena alam yang indah.

Meskipun fenomena Bulan Purnama Super atau Super Full Moon ini memberikan sedikit sentuhan yang berbeda pada perayaan Vesak tahun ini, namun memberikan dampak lain yang perlu diperhatikan.

Semakin dekatnya jarak Bulan dengan bumi, maka memungkinkan daya tarik atau gravitasi bulan memberikan dampak yang lebih besar dari biasanya, terutama terhadap pasang-surut air laut. Untuk itu warga yang tinggal di pesisir pantai diharapkan lebih waspada terhadap ketinggian permukaan air laut.[Bhagavant, 3/5/12, Sum]

Kata kunci: , ,