Asia Tenggara » Malaysia

Dugaan Penyebab Kebakaran di Vihara Kek Lok Malaysia

Bhagavant.com,
Penang, Malaysia – Salah satu gedung aula Vihara Kek Lok (Kek Lok Si – 極樂寺) yang terkenal di Air Itam, Penang, Malaysia hangus terbakar pada Selasa (12/10/2021).

Dugaan Penyebab Kebakaran di Vihara Kek Lok Malaysia
Kompleks Vihara Kek Lok (Kek Lok Si – 極樂寺), Penang, Malaysia. Foto: shutterstock

Salah satu gedung aula puja dari vihara yang berusia 130 tahun tersebut terbakar sekitar pukul 2.56 pagi, sesuai dengan panggilan darurat yang diterima oleh Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (JBPM) Penang. Tidak ada korban dalam kebakaran tersebut.

Steven Ooi, salah satu pengurus vihara, mengatakan para petugas vihara menduga bahwa seekor tikus – atau dua – mungkin telah menjatuhkan lampu minyak di depan rupaka Kuan Yin di aula puja.

Ia berkata bahwa, untungnya, aula yang terbakar cukup jauh dari aula puja di sebelahnya yang menampung tiga rupaka Buddha duduk.

Ooi mengatakan kompleks vihara yang lebih besar, pagoda, dan struktur lainnya aman dan tidak rusak.

“Kami ingin memberi tahu semua orang bahwa seluruh vihara praktis utuh. Kami telah dibanjiri telepon yang menanyakan apakah seluruh situs vihara telah rusak. Tidak.”

“Laporan berita yang mengklaim bahwa 70% dari seluruh kompleks vihara telah dihancur adalah tidak benar,” katanya seperti yang dilansir FMT Selasa (12/10/2021).

Ooi mengatakan gedung puja itu menampung rupaka kayu Kuan Yin dan area yang terbakar hanya cukup untuk memuat tiga orang berukuran biasa.

Ia mengatakan para petugas vihara memberi tahu dirinya malam ini tentang apa yang terjadi. Ia mengatakan para petugas percaya bahwa peristiwa itu terjadi karena hewan pengerat setelah melihat rekaman dari banyak kamera CCTV di kompleks vihara.

Ia mengatakan daerah yang terkena dampak kebakaran tidak memiliki persembahan makanan dan merupakan salah satu dari banyak aula puja yang mengarah ke pagoda stupa.

Vihara Kek Lok (Hokkian) dalam bahasa Indonesia berarti Vihara Penuh Kebahagiaan (Skr: Sukhāvatī), disebut-sebut sebagai kompleks vihara terbesar di Malaysia. Vihara ini mulai dibangun pada tahun 1890 dengan mendirikan Aula Bodhisattva yang selesai dibangun pada 1891. Seluruh kompleks selesai dibangun pada tahun 1930.

Daya tarik utama di Vihara Kek Lok adalah Pagoda Stupa Rama VI (Pagoda Sepuluh Ribu Buddha) dengan tujuh lantai yang mencolok dengan 10.000 rupaka Buddha dari alabaster dan perunggu, dan diikuti dengan rupaka perunggu Kuan Yin setinggi 36,57 meter yang berdiri di atas bukit.

Vihara Kek Lok dikenal tidak hanya karena keindahan bangunan bersejarahnya, yang menarik ribuan wisatawan setiap tahunnya, tetapi juga karena menjadi pusat budaya Tionghoa dan Ajaran Buddha di Malaysia.[Bhagavant, 14/10/21, Sum]

Kata kunci: ,
Penulis:
REKOMENDASIKAN