Korea Selatan

Buku Buddhis Jadi Buku Terlaris Teratas di Korea Selatan

Selasa, 26 Februari 2013

Buddhisme di Korea SelatanBhagavant.com,
Seoul, Korea Selatan – Sebuah buku Buddhis bergenre esai karya seorang bhiksu menjadi buku terlaris teratas di Korea Selatan untuk tahun 2012, dengan penjualan selama satu tahun sebanyak lebih dari 2 juta eksemplar.

Buku karya Bhiksu Haemin (Korea: 혜민스님 – Hyemin Seunim; baca: Haenim Sunim) yang berjudul “Yang Akhirnya Anda Lihat Saat Anda Berhenti” (Korea: 멈추면, 비로소 보이는 것들 – Meomchumyeon, Biloso Boineun Geosdeul), diterbitkan tahun lalu pada 1 Januari 2012 dan tetap pada posisi teratas urutan buku terlaris selama 13 minggu antara bulan Mei dan Juli. Seperti yang dilaporkan BTN Korea, Senin (25/2), tercatat bahwa buku tersebut telah terjual lebih dari 1 juta juta eksemplar dalam 6 bulan.

Selama 6 bulan kemudian dari penjualan lebih dari 1 juta juta eksemplar tersebut, buku karya bhiksu berusia 38 tahun tersebut kini menjadi buku terlaris teratas di Korea Selatan dengan terjual lebih dari 2 juta eksemplar.

Yang Akhirnya Anda Lihat Saat Anda Berhenti (멈추면, 비로소 보이는 것들 ) oleh Bhiksu Haemin
Yang Akhirnya Anda Lihat Saat Anda Berhenti, oleh Bhiksu Haemin

Menurut Toko Buku Kyobo, toko buku terbesar di Korea Selatan, 5 buku teratas dari 100 buku terlaris pada tahun 2012 adalah karya para bhiksu dan bhiksuni, hal ini membuktikan bahwa agama Buddha kembali menjadi bagian utama dalam kehidupan sehari-hari warga Korea Selatan.

Buku “Yang Akhirnya Anda Lihat Saat Anda Berhenti” sebagian besar memaparkan mengenai bagaimana orang-orang dapat manangani dengan lebih baik konflik-konflik yang mereka hadapi di dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah maupun di tempat bekerja. Walaupun buku tersebut ditulis oleh seorang bhiksu, namun isinya sangat sedikit dengan istilah-istilah agama Buddha. Isinya seperti sebuah buku bantuan mandiri dengan lukisan-lukisan yang ditempatkan di antara tulisan-tulisannya tersebut.

Bhiksu Haemin, sebagai penulis memiliki latar belakang yang unik yang menarik perhatian media juga Ordo Jogye – tradisi Buddhis terbesar di Korea Selatan. Ia menjabat sebagai seorang penerjemah bagi Y.M. Bhiksu Jaseung, ketua ordo tersebut, saat perjalanannya ke Perancis tahun lalu. Ia juga aktif sebagai penceramah untuk memotivasi kaum muda.

Ia mengikuti gelar master dan doktor yang masing-masing di Harvard Divinity School dan Universitas Princeton. Ia merupakan biarawan Korea pertama yang mengajar di Amerika Serikat sebagai seorang profesor di Perguruan Tinggi Hampshire di Amherst, Massachusetts, Amerika Serikat, sebuah perguruan tinggi seni liberal. Ia dikenal karena menggabungkan studi agamanya dengan meditasi.[Bhagavnt, 26/2/13, Sum]

Kata kunci:
Penulis: