India

Menaker India: Buddhisme Untuk Masyarakat Tanpa Kasta

Selasa, 22 Mei 2012

Buddhisme di IndiaLankaweb,
Karnataka, India – Surat kabar Hindu mengutip Menteri Tenaga Kerja dan Perburuhan India M. Mallikarjun Kharge yang mengatakan bahwa Buddhisme merupakan satu agama yang landasannya diletakkan secara kuat pada filsafat kesetaraan, kemasyarakatan tanpa kasta dan prinsip tanpakekerasan.

Berbicara setelah meresmikan perayaan Visaka Buddha Poornima (Vesak) 2556 di Vihara Buddha di kota Gulbarga di negara bagian Karnataka, Minggu 6 Mei, Kharge mengatakan Buddhisme merupakan satu-satunya agama yang dapat membantu membangun masyarakat yang di dalamnya setiap orang memiliki hak-hak yang sama. Ia mengatakan bahwa Buddha Poornima merupakan sebuah hari yang penting di dalam kalender Buddhis di seluruh dunia. Kharge mengatakan filsafat Buddhis akan selalu relevan dan kapan pun dunia menghadapi krisis atau menghadapi ancaman dari terorisme dan kekerasan, semua orang berbicara mengenai filsafat toleransi dan ketanpakekerasan Buddhis. “Buddhisme akan selalu segar dan relevan”.

Catatan sejarah Sinhala, Mahavamsa dan Dipavamsa, menyebutkan bahwa Moggaliputta-Tissa, yang hidup sezaman dengan Kaisar Asoka dan terkenal sebagai guru dan mentor kaisar tersebut memiliki hubungan dengan Karnataka. Beliau mengirim dhammaduta ke Mahishaka (wilayah selatan Karnataka) di bawah Mahadeva, dan ke Banavasi (pusat dari Karnataka) di bawah Rakkhita untuk mengajarkan Buddha sasana (ajaran Buddha). Itulah yang menandakan sejarah Buddhis di Karnataka.

“Dalam kenyataannya, ajaran Buddhis tetap berpengaruh di Karnataka bahkan sebelum masa Asoka. Mahisasana (Mahīśāsaka – ed), salah satu bentuk dari tradisi Buddhisme awal, menyebar setelah konsili perta Buddhisme di Rahgraha (477 SM) ke Avanti, dan ke daerah selatan yang sekarang disebut dengan Andhra Pradesh, Karnataka, Tamil Nadu dan Kerala. Dengan demikian saat Asoka hanya menerima Buddhisme pada 268 SM, Buddhisme telah menjadi hal umum di Karnataka dua abad sebelum kerajaan Mauryan.”

Pada kesempatan tersebut Menteri Kharge memberikan ucapan selamat kepada penulis dan pemenang Jnanpith Award, Dr. Chandrashekhara Kambara. Dr. Kambara menyampaikan sebuah ceramah khusus mengenai Buddha dan relevansi Buddhisme.

Sebelumnya, Menteri Kharge beserta istrinya Radhabai, putranya Rahul, Dr. kambara, MLA Sharanprakash Patil, presiden Gulbarga ZP Deepak Nag Punshetty, Mayor Somasekhar Melinamani mempersembahkan bunga penghormatan kepada rupang Sang Buddha. Ribuan orang mengunjungi Vihara Buddha untuk memberikan penghormatan kepada Sang Buddha.

Sekelompok bhikkhu, termasuk bhikkhu dari Thailand memberikan perhormatan kepada Sang Buddha dan berpartisipasi dalam kegiatan utama tersebut.[Lankaweb, 9/5/12, tr: Sum]

Kata kunci: ,
Penulis:
REKOMENDASIKAN: