Cendekiawan dan Aktivis Buddhis Robert Thurman Tutup Usia di 84 Tahun
Bhagavant,com,
New York, Amerika Serikat – Robert Thurman, salah satu cendekiawan dan aktivis Buddhis paling berpengaruh di dunia Barat, tutup usia pada Selasa (16/6/2026).

Profesor studi Buddhis Indo-Tibet di Columbia University sekaligus pendiri Tibet House US ini mengembuskan napas terakhirnya pada usia 84 tahun di Woodstock, New York, Amerika Serikat.
Kabar duka ini disampaikan secara resmi oleh Tibet House US melalui media sosial mereka:
“Kami sangat berduka untuk mengumumkan bahwa Robert A. F. Thurman, cendekiawan Buddhis Amerika terkemuka, salah satu pendiri Tibet House US, penulis, dan penerjemah yang ajarannya telah membentuk kehidupan banyak orang, meninggal dunia pada Selasa pagi, 16 Juni, di Woodstock, New York. Om Mani Padme Hum.”
Pihak keluarga saat ini meminta privasi di masa berkabung ini. Sementara itu, ungkapan duka cita dan penghormatan mengalir deras dari rekan sejawat dan komunitas global.
Jejak Langkah dan Warisan Akademis
Lahir di New York City pada tahun 1941, Robert Thurman menempuh pendidikan di Philips Exeter dan Harvard University. Perjalanan spiritual dan akademisnya diperkuat dengan menjadi murid langsung dari Yang Mulia Dalai Lama ke-14 selama hampir 30 tahun.
Thurman dikenal luas berkat kemampuannya menerjemahkan teks-teks Buddhis Tibet yang rumit ke dalam bahasa yang mudah dipahami tanpa mengurangi esensi spiritualnya. Salah satu karya monumentalnya adalah penerjemahan Sutra Vimalakirti dari teks Kangyur Tibet ke dalam bahasa Inggris.
Beberapa pencapaian penting dalam hidupnya meliputi:
- Mendirikan Tibet House US (1987): Atas arahan Dalai Lama, ia mendirikan organisasi non-profit ini di Manhattan bersama aktor Richard Gere dan komposer Philip Glass untuk melestarikan warisan budaya dan spiritual Tibet.
- Profesor Jey Tsong Khapa: Ia memegang kursi profesor pertama di bidang studi Buddhis di Barat di Columbia University hingga pensiun pada 2019.
- Penghargaan Internasional: Pada tahun 1997, majalah Time menobatkannya sebagai salah satu dari 25 warga Amerika paling berpengaruh. Ia juga menerima penghargaan hak asasi manusia Light of Truth pada tahun 2003.
Semoga jasa dan karya-karyanya akan terus hidup melalui ribuan murid dan pembaca di seluruh dunia.[Bhagavant, 21/6/26, Sum]
