Birma

Myanmar Mulai Bangun Replika Vihara Mahabodhi Kedua di Kengtung

Sabtu, 2 Maret 2019

Bhagavant.com,
Shan, Myanmar – Setelah membangun replika Vihara Mahabodhi di Pobbathiri, dekat Naypyidaw pada 2014, kini Myanmar sedang membangun replika vihara suci itu di Kengtung, Negara Bagian Shan.

Maket replika Vihara Mahabodhi yanga kan dibangun di Kengtung, Myanmar.
Maket replika Vihara Mahabodhi yanga kan dibangun di Kengtung, Myanmar. Foto: Kantor Panglima Tinggi Pertahanan Myanmar

Keluarga besar Tatmadaw (tentara nasional Myanmar) dan penderma lainnya memberikan sumbangan untuk membantu pembangunan replika Vihara Thatta Thattaha Maha Bodhi (Pali: Sattasattāhamahābodhi). Bangunan setinggi 32 meter tersebut merupakan replika Vihara Mahabodhi di Bodh Gaya, India, tempat Sri Buddha mencapai Penerangan Sempurna. Replika tersebut akan dibangun di kompleks Taman Pankwe Taungtaw Buddha di dekat Desa Pankwe. Taman ini terletak sekitar 15 mil sebelah timur Kota Kengtung.

Pembangunan replika tersebut bertujuan untuk membantu para peziarah dan masyarakat setempat di daerah perbukitan tersebut yang tidak dapat mengunjungi Bodh Gaya.

Replika dari tiga situs Buddhis utama lainnya, yaitu tempat kelahiran Pangeran Siddhattha, Petapa Gotama mencapai Pencerahan, dan Sri Buddha mencapai Mahaparinibbana, juga sedang dalam pembangunan sesuai dengan situs aslinya.

Selain itu, keluarga besar Tatmadaw (tentara nasional Myanmar) dan penderma lainnya memberikan sumbangan untuk membantu pembangunan Rupaka Abaya Raza Muni Buddha di Taman Pankwe Taungtaw Buddha

Proyek ini bertujuan untuk menciptakan perdamaian di wilayah Negara Bagian Shan Timur, memperkuat Agama Buddha dan mendukung pembangunan regional melalui kedatangan para peziarah, baik dari yang berada di Myanmar maupun dari luar negeri.

Rupaka Buddha tersebut berada di atas takhta berukuran 55 meter x 45 meter x 5 meter, sedangkan rupaka itu sendiri setinggi 16 meter, sehingga ketinggian total mencapai 21 meter.

Menurut informasi yang dirilis oleh Kantor Komandan Tertinggi Tatmadaw yang mengundang para peziarah untuk berkunjung, rencananya di Taman Buddha itu juga akan ditampilkan rupaka marmer Buddha dengan berbagai mudra, serta prasasti batu dari ayat-ayat agama dan petuah dari para Sayadaw terkemuk.[Bhagavant, 2/3/19, Sum]

Kata kunci:
Penulis: