Bangladesh

Buddhis Rangamati Rayakan Festival Dana Jubah Kathina

Rabu, 28 November 2018

Bhagavant.com,
Rangamati, Bangladesh – Umat Buddhis di Jalur Bukit Chittagong merayakan Kathina dengan Festival Dana Jubah Kathina 2562 EB selama dua hari.

Umat Buddhis melakukan prosesi membawa jubah Kathina di atas replika gajah di Vihara Rajavana, Rangamati, Bangladesh
Umat Buddhis melakukan prosesi membawa jubah Kathina di atas replika gajah di Vihara Rajavana, Rangamati, Bangladesh. Foto: thedailystar.net

Perayaan terbesar tahunan yang dilakukan pada 15-16 November 2018 lalu diawali dengan pemintalan benang.

Ratu dari komunitas etnis Chakma, Rani Yan Yan meresmikan festival ke-45 tersebut di Vihara Rajavana (Rajban Bihar) di Rangamati sekitar pukul 3 sore dengan melakukan pemintalan benang.

Dalam peresmian perayaan tersebut juga hadir Raja etnis Chakma Devasish Roy, Presiden Parisada Upasaka-Upasika Karjonirbahi Goutam Dewan, Sekretaris Parisada Amiyo Khisa, dan lainnya.

“Setiap tahun kami menggelar Kathin Chibar Dan (Dana Jubah Kathina) ini dengan semangat agama untuk melestarikan tradisi dan adat istiadat kami,” kata Raja Devasish Roy seperti yang dilansir The Daily Star Jumat (16/11/2018).

Umat Buddhis selalu sopan dan tulus kepada orang-orang dari agama lain, katanya melanjutkan.

Tradisi persembahan atau dana jubah kepada Sangha Bhikkhu telah ada sejak masa kehidupan Sri Buddha. Pada masa itu, saat masa vassa (retret musim hujan) berakhir Sri Buddha merasakan dedikasi yang tulus dari para bhikkhu yang tinggal di hutan dan merasa kasihan kepada mereka karena pakaian mereka yang lusuh. Dan saat seorang umat memberikan Sri Buddha jubah, Ia memberikannya kepada para bhikkhu hutan tesebut.

Ratu Chakma, Rani Yan Yan meresmikan perayaan Dana Jubah Kathina dengan memintal benang
Ratu Chakma, Rani Yan Yan (ketiga dari kiri) meresmikan perayaan Dana Jubah Kathina dengan memintal benang. Foto: thedailystar.net

Tradisi membuat jubah Kathina pada perayaan Kathina terinspirasi dari peristiwa persembahan jubah yang dilakukan oleh Mahāpajāpatī Gotamī, Ibu susu Pangeran Gotama kepada Sri Buddha. Saat itu Mahāpajāpatī Gotamī mempersembahkan jubah yang ia buat dengan memintalnya sendiri, namun Sri Buddha menolaknya dan menyarankan untuk memberikannya kepada Sangha. Peristiwa tersebut tercantum dalam Dakkhina Vibhanga Sutta (Majjhima Nikaya 142).

Ribuan umat Buddhis dari tiga distrik bukit tersebut berkumpul di daerah Vihara Rajavana dan sekitarnya sejak 15 November.

Goutam Dewan, Presiden Parisada Upasaka-Upasika Karjonirbahi, mengatakan keamanan telah diperkuat oleh pemerintah distrik di semua titik strategis daerah tersebut pada kesempatan itu.

Muhammad Alamgir Kabir, kepala polisi di Rangamati, mengatakan lebih dari 500 personil polisi telah dikerahkan untuk mencegah insiden yang tidak diinginkan selama kegiatan di Vihara Rajavana.[Bhagavant, 28/11/18, Sum]

Kata kunci:
Penulis: