Asia Tenggara » Thailand

Perayaan Magha Puja 2560 / 2018 di Negeri Gajah Putih

Sabtu, 3 Maret 2018

Bhagavant.com,
Bangkok, Thailand – Hari Magha Puja di rayakan Buddhis Thailand pada Kamis (1/3/2018) di seluruh pelosok negeri “Gajah Putih” tersebut.

Umat Buddha melakukan pradaksina mengelilingi relikui Sri Buddha di Bangkok pada Hari Magha Puja 2560 / 2018.
Umat Buddha melakukan pradaksina mengelilingi relikui Sri Buddha di Bangkok pada Hari Magha Puja 2560 / 2018. Foto: Phuket Gazette

Umat Buddha di seluruh Thailand memperingati Hari Magha Puja 2560 (di Indonesia 2561 – red) dengan melakukan kebajikan dan mendedikasikannya untuk Raja Thailand.

Seperti yang dilansir The Nation, Kamis (1/3/2018), Gubernur Bangkok Jenderal Polisi Aswin Kwanmuang memimpin jalannya pindapata kepada 67 orang bhikkhu pada pagi hari.

Kegiatan berlanjut sampai jam 9 malam di Khon Muang Plaza di depan Balai Kota, di bawah naungan Administrasi Metropolitan Bangkok, Dewan Asosiasi Organisasi Buddhis Thailand dan Badan Buddhisme Nasional.

Kegiatan tersebut termasuk Festival Penyebaran Buddha Sasana yang secara resmi dibuka oleh Putri Soamsawali pada pukul 22.00. Di malam hari diadakan prosesi lilin dengan melakukan pradaksina dengan mengelilingi sebanyak tiga kali relikui Sri Buddha yang ditempatkan sementara di tengah alun-alun.

Gubernur Bangkok (kiri) bersama dengan Sangharaja (kanan) dalam pindapata Hari Magha Puja 2560 / 2018 di Bangkok, Thailand
Gubernur Bangkok (kiri) bersama dengan Sangharaja (kanan) dalam pindapata Hari Magha Puja 2560 / 2018 di Bangkok, Thailand. Foto: Phuket Gazette

Sementara itu Sangharaja Thailand Y.M. Somdet Phra Ariyavangsagatayana VIII memberikan berkahnya dan mendorong para umat Buddha untuk mempraktikkan toleransi dan menjadi orang yang dapat dipercaya untuk mencapai kesejahteraan.

Sangharaja mengatakan bahwa Hari Magha Puja (Thai: Makha Bucha) adalah hari ketika empat peristiwa penting terjadi dalam Agama Buddha. Pada saat hari itulah 1.250 Arahant berkumpul di hadapan Sri Buddha tanpa diundang. Hari suci ini dirayakan setiap bulan purnama ketiga dalam penanggalan lunar.

Umat Buddha di Bangkok juga banyak yang mengunjungi Vihara Saket (Wat Saket) yang terdapat stupa emas besar di atas sebuah bukit.

Pada hari itu juga, Sri Buddha menyampaikan ajaran Ovāda Pāṭimokkha yang merupakan prinsip Agama Buddha. Prinsip tersebut termasuk ajaran toleransi dengan tidak menghina, tidak menyakiti, serta dapat mengendalikan diri sesuai dengan peraturan.

Para bhikkhu memimpin prosesi pradaksina Magha Puja 2560 / 2018 diikuti oleh umat dan aparat militer di Vihara Urai Rattanaram, distrik Bacho, Provinsi Narathiwat
Para bhikkhu memimpin prosesi pradaksina Magha Puja 2560 / 2018 diikuti oleh umat dan aparat militer di Vihara Urai Rattanaram, distrik Bacho, Provinsi Narathiwat. Foto: Benar News

Di pedalaman Thailand Selatan, para umat Buddha melakukan pindapata, puja bakti, dan bermeditasi di siang hari sebelum ditutup dengan prosesi lilin setelah matahari terbenam.

Seperti yang dilansir Benar News, Kamis (1/3/2018), beberapa umat memegang bunga dan dupa saat mereka melakukan pradaksina tiga kali di sekitar ruang uposatha.

Untuk alasan keamanan, masyarakat setempat bersama aparat militer dan polisi melakukan kegiatan keagamaan dan puja bakti di Vihara Urai Rattanaram di distrik Bacho, Provinsi Narathiwat, yang merupakan salah satu dari 37 distrik di Thailand Selatan.[Bhagavant, 3/3/18, Sum]

Kata kunci:
Penulis: