Indonesia

Berita Buddhis dalam Kilas Balik Tahun 2015

Jumat, 1 Januari 2016

Bhagavant.com,
Jakarta, Indonesia – Berbagai peristiwa yang terkisahkan dalam Berita Buddhis pada tahun 2015 dari berbagai belahan dunia sedikit banyak mencerminkan kondisi yang ada dalam dunia Buddhis selama tahun 2015.

Kilas Balik Berita Buddhis Bhagavant 2015
Kilas Balik Berita Buddhis Bhagavant 2015

Lalu apa saja peristiwa-peristiwa yang terjadi di seputar dunia Buddhis selama tahun 2015? Berikut rangkuman perwakilan peristiwa-peristiwa tersebut yang terpantau dan menjadi perhatian oleh Berita Buddhis Bhagavant selama tahun 2015, dari dalam maupun luar negeri.

Januari 2015

13 Januari 2015. Sekitar 6.000 orang dari 1.500 keluarga yang mayoritas berasal dari Other Backward Classes (Kelas Terbelakang Lainnya – OBC) di negara bagian Maharashtra, India, telah mendaftarkan diri mereka pada Parisada OBC Satyashodhak untuk beralih keyakinan memeluk Agama Buddha.

15 Januari 2015. Maha Vihara Agrashavaka di Maradana, Kolombo, Sri Lanka, mendadak mendapat kunjungan dari pemimpin tertinggi Gereja Katolik, Paus Fransiskus, dalam lawatannya ke Sri Lanka.

18 Januari 2015. Sekitar 1.000 orang umat Buddhis di Sumatera Utara melaksanakan kebaktian dan pelimpahan jasa kebajikan secara bersama-sama untuk para korban pesawat AirAsia QZ8501 yang mengalami kecelakaan pada 28 Desember 2014.

30 Januari 2015. Penemuan jasad seorang lama (guru) Buddhis yang diperkirakan berasal dari sekitar 200 tahun yang lalu.

Februari 2015

7 Februari 2015. Presiden Amerika Serikat Barack Obama memberi pujian kepada Dalai Lama Ke-14 yang disebutnya sebagai contoh yang kuat dari praktik belas kasih.

23 Februari 2015. Sebuah mumi ditemukan di dalam sebuah arca Buddhis berusia sekitar 1100 tahun setelah dilakukan pencitra tomografi berkomputer (CT Scan).

27 Februari 2015. Berdasarkan sebuah penelitian oleh Magali Clobert, dari Departemen Psikologi Universitas Stanford, Amerika Serikat, dan tim penelitinya mengungkapkan bahwa gagasan-gagasan yang ada dalam ajaran Agama Buddha mengaktifkan tidak hanya prososial tetapi juga toleransi.

Maret 2015

2 Maret 2015. Kelenteng Jin De Yuan (Kim Tek Ie) atau dikenal dengan “Vihara Dharma Bhakti” yang merupakan kelenteng tertua di Jakarta, terbakar.

12 Maret 2015. KTT antara pemimpin Buddhis dan Muslim yang telah diselengarakan pada 3-4 Maret 2015 di Yogyakarta dan Candi Borobudur, Jawa Tengah, Indonesia mengeluarkan Yogyakarta Statement atau Pernyataan Yogyakarta.

22 Maret 2015. Para bhikkhu dari Sri Lanka dan bhiksu dari India melakukan dialog dan membandingkan antara Vinaya dari tradisi Theravada yang dipraktikkan oleh para bhikkhu dari Sri Lanka dengan Vinaya tradisi Mulasarvastivada yang dipraktikkan oleh para bhiksu dari Tibet.

April 2015

2 April 2015. Vihara Shaolin buka retret dan sekolah Kung Fu di Australia.

17 April 2015. Ketua Sangha Siyam Nikaya Asgiriya Sri Lanka, Y.M. Agga Maha Pandita Udugama Sri Dhammadassi Rathanapala Buddharakkhita Mahanayaka Thera, (Y.M. Sri Buddharakkhita Mahanayaka Thera), wafat pada Rabu, 8 April 2015.

26 April 2015. Gempa bumi berkekuatan 7.8 Mw yang mengguncang Nepal dan India Utara pada Sabtu, 25 April 2015 juga mengguncang kompleks situs Buddhis, Stupa Swayambhunath di Lembah Kathmandu.

30 April 2015. Umat Buddha dan organisasi-organiasi Buddhis di seluruh dunia telah bergerak untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak bencana gempa bumi 7,8 Mw di Nepal dan sekitarnya.

Mei 2015

2 Mei 2015. Perayaan Vesak 2559 EB di sejumlah negara termasuk di Nepal, India, Sri Lanka, Kamboja, Malaysia, dan Inggris Raya.

14 Mei 2015. Sekitar seratus lebih perwakilan umat Buddhis di Amerika serikat mengunjungi Gedung Putih di Washington, D.C. untuk menghadiri sebuah konferensi bersama dengan Pemerintah Amerika Serikat (AS).

21 Mei 2015. Komisi Internasional Jalur Bukit Chittagong (Chittagong Hill Tracts Commission – CHTC) dan organisasi lainnya mengunjungi Markas Besar di New York. AS, mengungkapkan 11 hal mengenai penganiyaan dan diskriminasi masyarakat adat, termasuk masyarakat Buddhis Jumma di Jalur Bukit Chittagong, Bangladesh.

31 Mei 2015. Umat Buddha Indonesia kembali mendapatkan ancaman teror terkait masalah konflik etnis di Birma (Myanmar).

Juni 2015

2 Juli 2015. Umat Buddha di Indonesia merayakan Hari Vesak 2559 BE dengan perayaan nasional yang di adakan di Candi Borobudur dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo.

3 Juli 2015. Raja Kamboja Norodom Sihamoni dianugerahi gelar kehormatan dari World Buddhist Supreme Conference (Konferensi Agung Buddhis Dunia) atas jasanya menyebarkan Agama Buddha di dunia.

6 Juli 2015. Dengan bantuan teknologi proyeksi laser 3D, rupaka atau arca Buddha Bamiyan raksasa di Afghanistan direkonstruksi dalam bentuk hologram yang dikerjakan selama 2 hari dari 6 hingga 7 Juni 2015.

20 Juni 2015. Fenomena keberadaan bhiksu palsu atau gadungan tidak hanya muncul di benua Asia, tetapi juga mulai menjalar ke benua Amerika, seperti yang terjadi di Kota New York, Amerika Serikat.

21 Juni 2015. Vihara Indonesia pertama di Kota New York, Amerika Serikat resmi dibuka.

23 Juni 2015. Konferensi Wanita Buddhis Internasional Sakyadhita Ke-14 digelar di Yogyakarta, Jawa Tengah, Indonesia.

28 Juni 2015. Alasan ilmiah mengapa dalam puasa Buddhis minum air bukanlah hal yang harus dihindari.

Juli 2015

8 Juli 2015. Petenis pria No.1 dunia, Novak Djokovic, mengunjungi vihara di London untuk melakukan meditasi agar tetap fokus saat kejuaraan tenis Wimbledon yang berlangsung pada 29 Juni – 12 Juli 2015.

14 Juli 2015. sebuah vihara di Bangladesh dengan menyediakan makanan buka puasa untuk umat Muslim yang tidak mampu selama bulan Ramadan.

19 Juli 2015. Efek meditasi perhatian penuh (Pali: sati) terhadap kesehatan mental  diteliti oleh para psikolog dan neurosaintis (ahli saraf) dengan melibatkan 7.000 remaja di Inggris.

25 Juli 2015. Pelantunan Tipitaka massal diselenggarakan di Taman Lumbini, Kompleks Taman Wisata Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah dalam rangka memperingati Hari Asadha Puja atau Asalha Puja 2559 EB / 2015.

29 Juli 2015. Militer Thailand memperketat keamanan bagi para bhikkhu di Thailand Selatan terkait serangan bom di Distrik Sai Buri, Provinsi Pattani.

Agustus 2015

9 Agustus 2015. Buddhis Jepang memperingati 70 tahun peristiwa bom atom Nagasaki.

12 Agustus 2015. Jumlah umat Buddha di Australia lebih besar dari umat Islam, Yahudi dan Hindu, namun karena tidak gaduh, suara Buddhis Australia mendapatkan sedikit perhatian dan terkesan diabaikan oleh pemerintah maupun media Australia.

31 Agustus 2015. Universitas Nalanda, sebuah situs kuno Buddhis di negara bagian Bihar, India, berpotensi untuk masuk dalam daftar Warisan Dunia UNESCO.

September 2015

3 September  2015. Untuk melindungi kaum wanita termasuk wanita Buddhis dari kekerasan dalam rumah tangga, Presiden Myanmar (Birma), Thein Sein,menandatangani undang-undang (UU) terakhir dari empat rancangan undang-undang mengenai Perlindungan Bangsa dan Agama, yaitu Undang-Undang Monogami.

18 September 2015. Sebuah rupaka Buddha dalam posisi duduk segera dibangun di Gujarat, India, dan menjadi rupaka Buddha tertinggi kedua.

20 September 2015. Vihara Chan Buddha Giok di Shanghai, Tiongkok, mendapatkan kunjungan dari Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI.

26 September 2015. Ajaran Agama Buddha mengenai Anatta (bukan Diri) semakin didukung oleh penelitian ilmiah khususnya bidang Neurosains atau ilmu syaraf.

Oktober 2015

1 Oktober 2015. Tempat pemakaman Buddhis pertama di bagian timur Jerman resmi dibuka di Kota Dresden, Jerman.

7 Oktober 2015. Yang Mulia Phra Maha Phong Samaleuk (Piyadhiro), Sangharaja Laos, mangkat di usia 100 tahun lebih 6 bulan.

25 Oktober 2015. Sekolah Norton Hill di Kota Midsomer Norton, Somerset, Inggris, menggunakan teknik meditasi perhatian penuh (kesadaran penuh, mindfulness) untuk membantu para siswa di dalam mengatasi tekanan dengan lebih baik di era modern ini.

27 Oktober 2015. Pendiri sekaligus CEO Facebook, Mark Zuckerberg, mengungkapkan kekagumannya terhadap Agama Buddha di sela-sela kunjungannya ke Pagoda Dayan di Kota Xi’an, Provinsi Shaanxi, Tiongkok.

28 Oktober 2015. Awal perayaan Kathina dirayakan oleh negara-negara khususnya di Asia Tenggara.

29 Oktober 2015. November 2015. Lima belas pemimpin senior Buddhis dari berbagai negara mengeluarkan Deklarasi Buddhis mengenai Perubahan Iklim kepada Para Pemimpin Dunia.

November 2015

4 November 2015. Seorang bhikkhu Myanmar menerima Penghargaan Perdamaian Dunia (World Peace Prize) 2015 dari Dewan Penganugerahan Penghargaan Perdamaian Dunia (World Peace Prize Awarding Council).

10 November 2015. Lebih dari 12.000 vihara di Jepang mengalami krisis eksistensi akibat kekurangan viharawan sebagai penghuni tetap, sebuah survei menunjukkan hal itu.

12 November 2015. Sebuah universitas Buddhis bertaraf internasional sedang dalam proses pembangunan di Bollegala, Kelaniya, Sri Lanka, dan diperkirakan akan selesai tahun 2016.

15 November 2015. Y.M. Dalai Lama Ke-14 mengucapkan selamat kepada Aung San Suu Kyi atas kemenangan partainya dalam pemilihan umum di Myanmar (Birma).

21 November 2015. Arca jejak kaki Buddha (Buddhapada) peninggalan abad ke-2 di India Selatan, ditemukan di sebuah situs arkeologi Buddhis yang baru di Distrik Kadapa, Andhra Pradesh.

Desember 2015

5 Desember 2015. Satu tim seniman pemahat es memahat pahatan es Buddha tertinggi di dunia dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun Raja Thailand yang ke-88.

9 Desember 2015. Teror di San Bernardino, California, Amerika Serikat yang terjadi pada 2 Desember 2015, memberikan pengaruh bagi masyarakat di sekirarnya termasuk kunjungan orang-orang ke vihara yang ada di sekitar wilayah itu.

16 Desember 2015. Kremasi jenazah mendiang Sangharaja Thailand, Y.M. Nyanasamvara Suvaddhana Mahathera dihadiri oleh ratusan ribu orang.

23 Desember 2015. Museum kebudayaan Buddhis yang untuk pertama kalinya ada di Vietnam akan resmi dibuka di pusat Kota Da Nang.

29 Desember 2015. Kongres Para Bhikkhu Kamboja Ke-24 diselenggarakan selama dua hari di Balai Konferensi Chaktomuk, Phnom Penh.

Selengkapnya arsip berita Buddhis Bhagavant tahun 2015.

Berbagai peristiwa pada tahun 2015 dapat kita jadikan inspirasi, cerminan, pelajaran atau pun penyemangat di dalam melanjutkan langkah kita menempuh tahun yang baru. Dengan bercermin dan mengambil pelajaran pada peristiwa yang lalu, maka diharapkan kita dapat menjaga diri kita dari pengulangan kesalahan yang sama dan tetap waspada dalam menjalani kehidupan kita.  Seperti tertuang dalam Dhammapada 157, “Bila orang mencintai dirinya sendiri, maka ia harus menjaga dirinya dengan baik. Orang bijaksana selalu waspada selama tiga masa dalam kehidupannya.”

Selamat Tahun Baru 2016, semoga dengan jasa kebajikan yang telah kita perbuat menuntun kita kepada kebahagiaan mendatang.[Bhagavant, 1/1/2016]

Kata kunci:
Penulis: