Seremonial » Thailand

Buddhis Thailand Rayakan Akhir Masa Vassa dan Kathina

Jumat, 10 Oktober 2014

Bhagavant.com,
Bangkok, Thailand – Buddhis Thailand secara nasional merayakan Akhir Masa Vassa atau Wan Ok Phansa (Thailand: วันออกพรรษา) yaitu hari terakhir dari retret musim penghujan bagi para bhikkhu, yang jatuh pada Rabu, 8 Oktober 2014.

Festival Rap Bua atau Yon Bua, di Samut Prakan, Thailand.
Festival Rap Bua atau Yon Bua, di Samut Prakan, Thailand. Foto: tatnews.org

Pemerintah Thailand yang diwakilkan oleh Tourism Authority of Thailand (TAT) – Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kepariwisataan, mengundang wisatawan lokal dan internasional untuk mengambil bagian dalam salah satu festival yang diadakan pada 4-16 Oktober.

Perayaan tersebut dilaksanakan oleh berbagai provinsi secara nasional pada hari-hari yang berbeda dan dalam ciri khas masing-masing sesuai dengan wilayah dan tradisi mereka.

Menurut TAT, setidaknya enam provinsi di wilayah timur laut Thailand mengonfirmasikan melaksanakan perayaan Akhir Masa Vassa, di antaranya Provinsi Nakhon Phanom, Sakon Nakhon, Nong Khai, Bueng Kan, Loei, dan Chaiyaphum, seperti yang dilansir TAT News, Rabu (1/10/2014).

Prosesi Pahatan Istana Lilin di Sakon Nakon. Thailand.
Prosesi Pahatan Istana Lilin di Sakon Nakon. Thailand. Foto: tatnews.org

Seperti di wilayah utara, Provinsi Mae Hong Son merayakan festival Akhir Masa Vassa di Vihara Doi Kong Mu (Wat Doi Kong Mu) di distrik Muang dari 4-16 Oktober, di Vihara Uttayarom (Wat Uttayarom) di distrik Mae Sariang dari 5-7 Oktober dan di distrik Pai dari 7-8 Oktober. Puncaknya adalah prosesi ‘Chong Phara‘ dari kelompok etnis Tai Yai, berupa parade warna-warni indah dihiasi replika istana kayu, melakukan berbagai jasa kebajikan, prosesi pahatan lilin, sebuah bazar produk lokal dan makanan, serta pertunjukan budaya.

Dari 8-10 Oktober, Provinsi Nong Khai dan Bueng Kan diharapkan sekali lagi akan memberikan pesonanya dengan fenomena alam tahunan ketika bola api berbagai ukuran meledak dari dasar Sungai Mekong. Penduduk setempat sangat percaya bahwa bola api tersebut merupakan bola api yang dikeluarkan oleh Naga. Festival tiga hari tersebut juga dilengkapi dengan kontes perahu cahaya dan kendaraan hias, dan perlombaan perahu naga.

Selama periode satu bulan mulai dari Hari Akhir Masa Vassa, umat Buddhis Thailand akan melakukan berbagai jasa kebajikan dalam Perayaan Kathina. Hal ini telah menjadi tradisi bagi umat Buddhis untuk mempersembahkan jubah Kathina kepada sangha bhikkhu. Selain jubah safron, umat Buddhis juga melakukan persembahan makanan dan kebutuhan lainnya untuk para bhikkhu di berbagai vihara.

Berbeda dengan Indonesia yang menggunakan penanggalan Sri Lanka untuk penetapan Era Buddhis (EB), Kathina di Thailand pada tahun 2014 ini memasuki tahun 2557 EB. Sedangkan Indonesia memasuki tahun 2558 EB.[Bhagavant, 10/10/2014, Sum]

Kata kunci:
Penulis: