Pendidikan » Thailand » Wanita Buddhis

Sekolah Asrama Sosial Perempuan Buddhis Pertama di Thailand

Senin, 9 September 2013

Bhagavant.com,
Bangkok, Thailand – Bagi anak laki-laki yang tidak mampu atau yatim piatu di Thailand, mereka dapat mengunjungi vihara dan menjadi samanera (calon bhikkhu) sementara atau tetap untuk mendapatkan pendidikan. Tapi bagi anak perempuan ada jalan lain untuk mereka.

Sekolah Asrama khusus perempuan Dhammajarinee Witthaya, Thailand. Foto: buddhistgirls.org
Sekolah Asrama khusus perempuan Dhammajarinee Witthaya, Thailand. Foto: buddhistgirls.org

Tergerak dengan kondisi dari anak-anak perempuan terutama di daerah yang dilanda kemiskinan, yang rentan terhadap AIDS, penyalahgunaan narkoba, kekerasan dan eksploitasi, seorang anagarini (Thailand: mae ji/mae chee) telah mendirikan sebuah asrama sosial perempuan Buddhis khususnya bagi mereka yang tidak mampu, yang menjadi sekolah asrama sosial perempuan pertama di Thailand.

Mea Chee Pratin Kwan-on, dari Institut Mae Chee Thailand di provinsi Ratchaburi, mendirikan sekolah asrama perempuan bernama Sekolah Dhammajarinee Witthaya pada tahun 2003. Bukan saja merupakan sekolah asrama untuk perempuan semata, tapi sekolah ini merupakan satu-satunya sekolah asrama perempuan yang tanpa memungut biaya alias gratis. Anak-anak perempuan yang ditampung berasal dari berbagai provinsi yang berbeda di seluruh Thailand.

Dengan menyediakan kurikulum akademis modern yang akurat bersama dengan ajaran Buddhis, Sekolah Dhammajarinee Witthaya membantu anak-anak untuk menjalani kehidupan yang lebih baik, dan menjadi pemimpin masa depan dari komunitas mereka.

Dikarenakan banyak siswa yang mengalami trauma masa lalu, sekolah ini juga memasukkan pelatihan meditasi ketenangan batin (samatha bhavana) sebagai bagian dari rutinitas sehari-hari, untuk mengurangi stres.

Mea Chee Aunampai Passakchai, kepala sekolah tersebut mengatakan, “Setelah mereka belajar meditasi ketenangan batin, mereka menjadi lebih tenang dan mantap. Perilaku agresif mereka berkurang, nilai mereka meningkat; mereka lebih memperhatikan apa yang kami ajarkan kepada mereka. Saat mereka memiliki kebahagiaan batin, mereka menyerap pengetahuan apapun yang kami berikan, tidak seperti sebelumnya.”

Saat ini Sekolah Dhammajarinee Witthaya memiliki lebih dari 400 siswa sekolah dari tingkat TK, SD sampai SMA. Informasi mengenai sekolah ini dapat diakses di sini[Bhagavant, 9/9/13, Sum]

Kata kunci:
Penulis:
REKOMENDASIKAN: