Gerakan Buddhis » Lingkungan Hidup » Singapura

Singapura Imbau Tak Lepaskan Hewan di Hari Vesak

Sabtu, 5 Mei 2012

Buddhisme dan Lingkungan HidupAsiaOne,
Singapura – Badan Pertamanan Nasional (NParks) memperingatkan masyarakat agar tidak melepaskan hewan ke alam liar pada Hari Vesak kali ini.

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang alasan di balik pemikiran ini, NParks bekerja sama dengan para sukarelawan untuk melakukan Operasi Tidak Melepas di cagar alam dan waduk.

Hal ini karena beberapa hewan ini biasanya disimpan sebagai hewan peliharaan, mereka tidak mungkin bertahan hidup karena mereka tidak terbiasa dengan lingkungan sekitar dan tidak mampu menghadapi alam liar. Jika hewan-hewan ini membawa virus, mereka juga akan mempengaruhi kehidupan alam liar alami lainnya, demikian peringatan Wong Tuan Wah, Kepala Konservasi di NParks.

Operasi Tidak Melepas ini berharap untuk mendidik dan menasihatkan anggota masyarakat mengenai dampak berbahaya dari praktik ini.

Angie Chew Monksfield, Presiden Buddhist Fellowship, menasihatkan bahwa akan lebih bermanfaat untuk mengurangi konsumsi daging kita sepanjang tahun daripada melepaskan hewan selama Vesak karena ini juga dapat mendorong para penjual untuk meningkatkan persediaan hewan-hewan untuk tujuan ini.

Untuk mendukung upaya dari Operasi Tidak Melepas ini, NParks bermitra dengan siswa-siswa kelas empat Sekolah Dasar dari CHIJ Our Lady Queen of Peace untuk mengadakan pertemuan Duta Penyuluhan.

Pertemuan ini akan mendidik dan menasihatkan masyarakat menentang pelepasan hewan ke daerah-daerah alam.

Para sukarelawan dan siswa akan mendirikan kantor di Cagar Alam Bukit Timah pada 19 Mei dari pukul 9 pagi sampai 12 siang.[AsiaOne, 3/5/12, tr; Sum]

Kata kunci:
Penulis: