Pendidikan » Tiongkok

Tiongkok Buka Akademi Buddhisme, Saingi Universitas Nalanda India

Senin, 12 Juni 2017

Bhagavant.com,
Hainan, Tiongkok – Sebuah akademi Buddhisme yang dianggap akan menyaingi Universitas Nalanda modern di India telah dibuka di Provinsi Hainan, Tiongkok.

Desain ilustrasi pengembangan kompleks Akademi Buddhisme Nanhai, Provinsi Hainan, Tiongkok.
Desain ilustrasi pengembangan kompleks Akademi Buddhisme Nanhai, Provinsi Hainan, Tiongkok. Foto: nhfxy.net

Akademi Buddhisme Nanhai (Nanhai Buddhism Academy) telah dibuka di Vihara Nanshan di Kota Sanya, Provinsi Hainan. Seluas sekitar 618,18 are, akademi yang menggunakan 3 bahasa tersebut dipimpin oleh Y.M. Bhiksu Yin Shun yang juga merupakan kepala Vihara Zhong Hua di Lumbini, Nepal.

Gelombang pertama sebanyak 220 mahasiswa akan siap mengikuti pelajaran di sana pada September tahun ini, dengan pendaftaran terakhir ditutup pada 31 Juli 2017.

Akademi yang terletak di dekat rupaka Bodhisattva Guanyin Nanshan setinggi 108 meter akan mengesampingkan bahasa Sankserta dari pendidikan Buddhis dan menggantinya dengan bahasa Mandarin.

Namun akademi tersebut memiliki tiga pengajaran bahasa yaitu Pali, Tibet dan Mandarin. Akademi ini disebut telah mendapatkan dukungan dari Sri Lanka, Thailand, Nepal dan negara-negara Asia Tenggara lainnya.

Desain ilustrasi pengembangan kompleks Akademi Buddhisme Nanhai, Provinsi Hainan, Tiongkok, saat malam.
Desain ilustrasi pengembangan kompleks Akademi Buddhisme Nanhai, Provinsi Hainan, Tiongkok, saat malam. Foto: nhfxy.net

Universitas yang dianggap akan menyaingi Universitas Nalanda modern di India ini juga telah mendapatkan dukung dari pemerintah Tiongkok yang telah memberikan perintah untuk mengarahkan para pemimpin Buddhis di negara itu dan juga menjadikan akademi tersebut sebagai universitas keviharaan seperti Universitas Nalanda lama.

Seperti yang dilansir Bihar Times edisi Sabtu (3/6/2017), pusat meditasi utama telah dibuka di sana. Akademi ini akan selesai pada semua aspeknya pada bulan Desember 2018.

Akademi ini terletak 300 km dari Kota Guiping yang merupakan salah satu kota penting di bagian atas Sungai Mekong, di mana Tiongkok telah mendirikan Sentra Theravada untuk berhubungan dengan Agama Buddha tradisi Theravada dari Asia Tenggara di mana sebuah festival besar akan dirayakan pada bulan Juli tahun ini.

Akademi Nanhai juga berada di sekitar Guangzhou (Kanton) yang merupakan gerbang selatan Buddhisme menuju Tiongkok. Nanhai sendiri berarti “Selatan” dan juga “anak lelaki”.

Desain ilustrasi pengembangan Aula Besar Dharma di Akademi Buddhisme Nanhai, Provinsi Hainan, Tiongkok.
Desain ilustrasi pengembangan Aula Besar Dharma di Akademi Buddhisme Nanhai, Provinsi Hainan, Tiongkok. Foto: nhfxy.net

Belakangan ini Tiongkok berusaha mengembangkan pengaruhnya dengan merangkul dunia Buddhis dengan mendirikan bagunan-bangunan Buddhis dan menyelengarakan acara-acara Buddhis.

Di antara bangunan tersebut adalah vihara di Lumbini (Nepal), Istana Brahma (梵宫 – Fàn gōng) di Wuxi sebagai markas World Buddhist Forum, serta Akademi Buddhisme Nanhai, dengan Y.M. Bhiksu Yin Shun (lekahiran 1974) sebagai benang merahnya.

Tiongkok pun melakukan propaganda untuk mempromosikan akademi tersebut dengan membandingkannya dengan kepengurusan Universitas Nalanda modern yang ada di Bihar, India, yang dianggap lemah serta berusaha memasukan pengajaran Veda (Hindu) ke dalam Nalanda.

Akademi Buddhisme Nanhai secara resmi diakui oleh Badan Negara Urusan Keagamaan Tiongkok dengan Komite Masyarakat Provinsi Hainan sebagai penanggung jawab

Akademi ini akan menawarkan berbagai program Studi Buddhis, yang terbagi dalam tujuh departemen, seperti: Buddhisme Tiongkok, Administrasi dan Manajemen Vihara, Buddhisme dan Ilmu-ilmu Kehidupan, Manajemen Pekerjaan Sosial dan Derma, Meditasi dan Teh, Seni Buddhis, serta Desain dan Pelestarian Arsitektur Buddhis.[Bhagavant, 12/6/17, Sum]

Kata kunci: