Eropa

Ahli Filsafat Ukraina: Perwakilan Agama Lain Harus Belajar dari Agama Buddha

Minggu, 28 Mei 2017

Bhagavant.com,
Kiev, Ukraina – Sejumlah pakar dari Ukraina dan Tiongkok mengadakan pertemuan untuk berdiskusi membahas aspek ilmiah, filosofi, dan religi Agama Buddha di ibu kota Ukraina, Kiev, pada Senin pekan lalu (22/5/2017).

Zheng Dui (ke dua dari kiri), ketua delegasi Tiongkok untuk pertukaran budaya Tibet, memberikan “khata” kepada Anatoly Kolodny (ke tiga dari kiri), ketua ketua Asosiasi Ilmuwan Keagamaan Ukraina, saat pertemuan di Kiev, Ukraina, 22 Mei 2017. Foto: xinhuanet.com

Diskusi yang diadakan di Institut Filsafat di Akademi Sains Nasional Ukraina tersebut, mengumpulkan lebih dari 30 filsuf, ilmuwan studi agama, sejarawan dan umat Buddhis dari kedua negara itu.

Zheng Dui, ketua delegasi Tiongkok untuk pertukaran budaya Tibet, mengatakan bahwa tujuan utama diskusi ini adalah untuk berbagi kekayaan warisan budaya dan sejarah Agama Buddha kepada masyarakat Ukraina.

“Kami telah mengorganisir sebuah delegasi untuk pertukaran budaya, yang mencakup perwakilan pemerintah daerah, para ilmuwan, dan juga seorang tulku yang diakui, untuk membantu masyarakat Ukraina lebih memahami aspek khusus Agama Buddha (tradisi) Tibet,” kata Zheng seperti yang dilansir Xinhua, Senin (22/5/2017).

Sementara itu, Prof. Anatoly Kolodny, ketua Asosiasi Ilmuwan Keagamaan Ukraina, mengatakan bahwa Agama Buddha mendapatkan popularitas di Ukraina karena agama ini membantu orang membangun masyarakat yang harmonis.

“Dalam praktek Buddhis, masyarakat Ukraina memiliki kesempatan untuk belajar bagaimana menjadi toleran terhadap orang – dengan pandangan lain, dengan gaya hidup yang berbeda,” kata Kolodny yang juga merupakan kepala Departemen Studi Agama Institut Filsafat Skovoroda.

“Ada persaingan antara penganut agama yang berbeda di Ukraina, tetapi tidak ada hal seperti itu dalam Agama Buddha. Para perwakilan agama-agama lain harus belajar dari Agama Buddha bagaimana menjaga sikap ramah terhadap semua orang,” tambahnya.

Seperti yang dilansir Xinhua, Agama Buddha diperkenalkan ke Ukraina pada akhir tahun 1980-an, ketika viharawan yang pertama datang mengunjungi kota Donetsk di timur negara itu.

Pada tahun 1991, tiga komunitas Buddhis terdaftar di daerah Donetsk, Kharkov dan Lugansk.

Saat ini, total 58 komunitas Buddhis secara resmi telah terdaftar di Ukraina, tetapi para saintis keagamaan setempat mengevaluasi jumlah mereka sebenarnya yaitu lebih dari 100 komunitas.

Jumlah umat Buddhis di negara Eropa Timur diperkirakan sekitar 5.000 orang.[Bhagavant, 28/5/17, Sum]

Kata kunci: