Sosial » Sri Lanka

9 Poin Penting Deklarasi Mahanuwara di Hari Vesak PBB 2017 di Sri Lanka

Jumat, 26 Mei 2017

Bhagavant.com,
Kolombo, Sri Lanka – Terdapat 9 poin penting dalam Deklarasi Mahanuwara yang dicetuskan dalam peringatan Hari Vesak Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-14 di Kolombo dan Kandy, Sri Lanka, pada 12-14 Mei 2017.

Dalam upacara penutupan peringatan Hari Vesak PBB Ke-14 di Mahamaluwam, kompleks Vihara Relikui Gigi (Sri Dalada Maligawa), Kandy, pada 14 Mei lalu, deklarasi yang juga disebut sebagai Deklarasi Kandy tersebut telah disetujui untuk diadopsi oleh Dewan Hari Vesak PBB.

Keprihatinan terhadap tidak adanya perwakilan di dalam kancah internasional yang menyuarakan umat Buddhis di dunia yang mengalami masalah seperti diskriminasi, tekanan, intimidasi dari kelompok mayoritas di suatu negara, hingga kemerosotan moral dan senjata pemusnah massal, menjadi sebab dicetuskannya deklarasi tersebut.

Berikut 9 poin penting Deklarasi Mahanuwara tersebut.

1. Dalam menyadari permasalahan lama yang tak terpecahkan untuk memiliki organisasi yang selaras antara komunitas-komunitas Buddhis yang didukung oleh solidaritas, inisiatif serius perlu dilakukan untuk membentuk organisasi seperti itu dengan segera mungkin untuk melanjutkan tujuan dan aspirasi berdasarkan nilai dan prinsip ajaran Buddha.

2. Dalam mempertimbangkan tantangan yang dihadapi komunitas-komunitas Buddhis di seluruh dunia, metodologi yang dapat diterima perlu berevolusi untuk menjawab dan menghadapi mereka sebagai satu komunitas.

3. Dalam mempertimbangkan fakta bahwa kecenderungan materialisme adalah menggantikan spiritualisme, perlu diambil tindakan-tindakan untuk mencegah bahaya bukan hanya terhadap kelemahan umat manusia tapi juga bencana yang mungkin terjadi sebagai konsekuensi dari transisi yang tidak tepat tersebut.

4. Dalam “menjabarkan tulisan tangan di dinding” (mewaspadai bahaya yang akan segera menjadi nyata) yang membunyikan sebuah peringatan bahaya bagi keberadaan umat manusia sebagai konsekuensi produksi dan distribusi persenjataan pemusnah massal, perlu diambil tindakan-tindakan untuk mencegah produksi dan distribusi senjata semacam itu sebagai sebuah masalah yang sangat mendesak dan juga bekerja sama dengan lembaga internasional dan negara-negara yang didedikasikan untuk memastikan pemulihan dan pemeliharaan lingkungan yang damai dan harmonis di dunia.

5. Dalam mempertimbangkan perusakan lingkungan hidup yang belum pernah terjadi sebelumnya yang terus berlanjut, perlu diambil tindakan-tindakan untuk menciptakan kesadaran di antara masyarakat dunia dan bekerja sama dengan organisasi dan negara yang didedikasikan untuk melindungi lingkungan hidup.

6. Dalam melihat cepatnya kecanduan pada generasi muda terhadap narkoba, perlu diambil tindakan-tindakan untuk menciptakan kesadaran di antara mereka terhadap bahaya serius hal tersebut dan mengambil setiap langkah yang memungkinkan untuk menyelamatkan mereka dari keadaan sulit mereka.

7. Dalam mempertimbangkan bencana yang tidak dapat diperbaiki yang terus-menerus disebabkan karena ketidakharmonisan agama, dewan kita harus memainkan peran penting dalam memastikan kerukunan antaragama yang langgeng di dunia.

8. Dalam melihat kemunduran moral dan spiritualitas yang mengkhawatirkan, perlu diambil tindakan-tindakan untuk membuat jaringan media untuk menyebarkan pesan Dhamma yang mengarah pada kehidupan yang berbudi luhur berdasarkan prinsip-prinsip Buddhis.

9. Dalam mempertimbangkan keseluruhan kemerosotan jenis manusia dan bahaya potensial dari pengikisan nilai dan kualitas manusia, tindakan-tindakan tersebut perlu diambil untuk menyebarkan ajaran Yang Tercerahkan untuk membantu menciptakan dunia yang bebas dari konflik dan perselisihan dengan mengikuti jalan yang disabdakan oleh Sri Buddha.

Deklarasi Mahanuwara menjadi deklarasi ke-12 yang dicetuskan sejak diselenggarakannya peringatan Hari Vesak PBB.[Bhagavant, 26/5/17, Sum]

Kata kunci: