India » Tokoh

Bhikkhu Ini Jadi Saksi Dr. Ambedkar, Tokoh Dalit Saat Memeluk Agama Buddha

Sabtu, 22 April 2017

Bhagavant.com,
Uttar Pradesh, India – Seorang bhikkhu berusia 90 tahun kini jadi saksi hidup satu-satunya dari beralih keyakinannya seorang tokoh kaum Dalit terkemuka di India, Dr. Ambedkar menjadi seorang Buddhis.

Y.M. Pragyanand (kanan) menjadi saksi hidup saat Dr. Ambedkar memeluk Agama Buddha.
Y.M. Pragyanand (kanan) menjadi saksi hidup saat Dr. Ambedkar memeluk Agama Buddha. Foto; Times of India

Dr. Bhimrao Ramji Ambedkar atau yang dikenal dengan sebutan Babasaheb, adalah tokoh kaum Dalit terkemuka di India sekaligus Menteri Hukum dan Keadilan pertama India di awal kemedekaan India. Ia beralih keyakinan memeluk Agama Buddha dan memprakarsai gerakan kaum Dalit untuk memeluk Agama Buddha.

Kisah beralih keyakinannya arsitek utama konstitusi India tersebut diingat benar oleh Y.M. Pragyanand, seorang bhikkhu berusia 90 tahun dari Vihara Buddha (Baudh Vihar) Taman Risaldar di Negara Bagian Uttar Pradesh.

Y.M. Pragyanand merupakan satu-satunya bhikkhu yang masih hidup di antara tujuh bhikkhu yang menjadi saksi beralih keyakinannya Dr. Ambedkar memeluk Agama Buddha di Stupa Deekshabhoomi, sebuah monumen bersejarah di Nagpur, Negara Bagian Maharashtra, pada 14 Oktober 1956.

“Atmosfernya sangat gembira, hampir 5 ratus ribu orang berkumpul untuk menyaksikan perwujudan spiritual Babasaheb Bhimrao Ambedkar di Deekshabhoomi di Nagpur pada bulan Oktober 1956. Saat itu ia sudah pensiun dari dunia politik,” kata Y.M. Pragyanand mengingat saat bersejarah yang ia saksikan saat ia berusia 22 tahun.

“Saya membantu Bhadant (Yang Mulia) Chandramani Mahathera, yang secara formal mewisuda Babasaheb Ambedkar ke Agama Buddha. Istri Ambedkar, Savita juga hadir,” kata Y.M. Pragyanand kepada PTI pada kesempatan ulang tahun ke-126 Dr. Ambedkar, seperti yang dilansir The Tribune India, Jumat (14/4/2017).

Y.M. Pragyanand mengatakan Dr. Ambedkar saat itu benar-benar menikmati upacara tersebut dan sepertinya ia telah hilang hubungan dengan semua dunia luar.

Para bhikkhu yang berpartisipasi dalam berbagai upacara ketika Dr. Ambedkar memeluk Agama Budha di Deekshabhoomi adalah Y.M. Chandramani Mahathera, Y.M. Pragya Tiss, Y.M. M. Sangh Ratan Mahathera, Y.M. Bhikshi Dhamm Rakshit, Y.M. H. Saddha Tiss, Y.M. H. Thamma Nand Mahathera dan Y.M. Galgedar Pragyanand.

Berasal dari Sri Lanka, Y.M. Pragyanand adalah bhikkhu senior di Vihara Buddha Taman Risaldar, yang pernah dikunjungi oleh Dr. Ambedkar sebanyak dua kali selama masa hidupnya.

Y.M Pragyasar, seorang bhikkhu di Vihara Buddha Taman Risaldar mengatakan, “Setelah kunjungannya (Dr. Ambedkar) ke Lucknow pada tahun 1948 dan 1951, keinginan Ambedkar untuk memeluk Agama Buddha semakin kuat.”

Y.M. Pragyanand sendiri kini dirawat oleh para siswanya. “Sebagian besar waktu, (gerak) beliau terbatas di tempat tidurnya, dan berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat dan menuliskan pikirannya. Tapi, hanya menyebutkan Babasaheb dan Deekshabhoomi Nagpur membuatnya kuat untuk mengungkapkan pikirannya,” kata Y.M. Suman Ratan, seorang bhikkhu lainnya di vihara tersebut.

Kini, Dr. Ambedkar yang meninggal dunia pada 6 Desember 1956 menjadi ikon bagi kaum Dalit di India dalam menentang diskriminasi terhadap kaum yang dianggap komunitas di luar kasta yang tidak tersentuh atau tidak boleh di sentuh (untouchable) oleh mereka yang berkasta lainnya di India.[Bhagavant, 22.4.17, Sum]