Asia Tenggara » Thailand

Raja Telah Menetapkan Sangharaja Thailand yang Baru

Rabu, 8 Februari 2017

Bhagavant.com,
Bangkok, Thailand – Nama Sangharaja Thailand yang baru telah ditetapkan oleh Raja Maha Vajiralongkorn Bodindradebayavarangkun, pada Selasa (7/2/2017).

Y.M. Somdet Phra Ariyavangsagatayana Ambara Mahathera (Somdet Phra Maha Muniwong), Sangharaja Thailand Ke-20.
Y.M. Somdet Phra Ariyavangsagatayana Ambara Mahathera (Somdet Phra Maha Muniwong), Sangharaja Thailand Ke-20.

Raja Maha Vajiralongkorn Bodindradebayavarangkun telah menunjuk Y.M. Somdet Phra Ariyavangsagatayana Ambara Mahathera (Somdet Phra Maha Muniwong) berusia 89 tahun dari tradisi Dhammayuttika Nikaya (Thammayut Nikaya), sebagai Sangharaja Thailand yang baru, setelah posisi tertinggi para bhikkhu Thailand tersebut kosong selama tiga tahun lebih.

Menggantikan pendahulunya, Y.M. Somdet Phra Nyanasamvara Suvaddhana Mahathera, yang wafat pada 24 Oktober 2013 di usia 100 tahun, Y.M. Somdet Phra Maha Muniwong, kepala Vihara Rajabopit Sathitmahasimaram Rajaworavihara, Bangkok, menjadi Sangharaja ke-20.

Y.M. Somdet Phra Maha Muniwong lahir pada 26 Juni 1927 di Provinsi Ratchaburi dengan nama Amborn Prasatthaphong. Beliau menjadi seorang samanera pada usia 10 tahun dan tiga tahun kemudian mmenerima Nakdhamtri atau tingkat dasar (tingkat I) akademis Dhamma.

Seperti yang dilansir Pattaya Mail, Rabu (8/2/2017), beliau ditahbiskan menjadi seorang bhikkhu pda usia 20 tahun, dan pada tahun 1943 telah menamatkan Nakdham-ek atau akademis Dhamma tingkat lanjut (tingkat III).

Y.M. Somdet Phra Maha Muniwong kemudian pindah ke Vihara Rajabopit di Bangkok pada tahun 1947. Di sana beliau diperkenalkan kepada Y.M. Somdet Phra Ariyavangsagatayana Kittisobhaṇa, yang menjadi Sangharaja Ke-14.

Beliau menghadiri wisuda Universitas Buddhis Mahamakut tempat beliau meraih gelar sarjana dalam studi agama sebelum beliau mengejar gelar master dalam bidang sejarah dan arkeologi di Universitas Hindu Banaras di India. Beliau baru menyelesaikan gelar doktor di Universitas Buddhis Mahamakut pada tahun 2009.

Upacara resmi pengangkatannya sebagai Sangharaja Ke-20 akan diselenggarakan pada 12 Februari 2017 di Vihara Phra Sri Rattana Satsadaram atau dikenal sebagai Vihara Phra Kaew (Wat Phra Kaew). Upacara tersebut akan diresmikan sendiri oleh Raja Maha Vajiralongkorn Bodindradebayavarangkun.

Pemilihan Sangharaja Thailand yang baru sempat menjadi polemik setelah Somdet Phra Maha Ratchamangalacharn (Somdet Chuang) calon Sangharaja yang dinominasikan oleh Dewan Tertinggi Sangha Thailand atau Mahathera Samakhom (Pali: Mahāthera Sāmagāma; Inggris: Sangha Supreme Council – SSC), menuai kritikan dari berbagai kalangan.

Kritikan yang ditujukan kepada Somdet Chuang terkait dengan posisinya yang berada dalam lingkaran aliran kontroversi Dhammakaya yang ketuanya, Phra Dhammachayo (Dhammajayo), diduga melakukan pencucian uang.[Bhagavant, 8/2/17, Sum]

Kata kunci: