Inggris Raya » Tokoh

Ini Kata Dalai Lama Tentang Trump dan Perceraian Brangelina

Senin, 26 September 2016

Bhagavant.com,
London, Inggris Raya – Y.M. Dalai Lama Ke-14 diminta pendapatnya tentang Donald Trump hingga perceraian Brangelina (Brad Pit dan Angelina Jolie). Apa pendapat beliau mengenai hal itu?

Dalai Lama Ke-14 bersama Piers Morgan dalam acara Good Morning Britiain, di ITV, Kamis (22/9/2016).
Dalai Lama Ke-14 bersama Piers Morgan dalam acara Good Morning Britiain, di ITV, Kamis (22/9/2016). Foto: tangkaan layar Youtube Good Morning Britain

Dalam sebuah wawancara eksklusif pada program acara Good Morning Britain di ITV, sebuah stasiun TV swasta di London, pada Kamis (22/9/2016), Dalai Lama mengemukakan pendapatnya mengenai berbagai topik hangat.

Di awal, Piers Morgan, mantan jurnalis tabloid dan pembaca berita CNN, yang memandu wawancara tersebut sempat meminta Dalai Lama untuk menyembuhkannya dari flu yang ia klaim telah dideritanya selama tiga hari.

“Anda seharusnya bertanya kepada dokter,” jawab Dalai Lama kepada Morgan yang berhadap Dalai Lama menggunakan kekuatan penyembuhan spiritual untuk menyembuhkannya.

“Tidak, tidak, tidak, saya tidak memiliki kekuatan penyembuhan. Dan ada beberapa orang menngatakan kepada saya mereka memiliki kekuatan penyembuhan, saya sangat skeptis (akan hal itu),” katanya menegaskan.

“Pembawa acara pendamping saya, Susanna, berharap Anda mungkin membuat saya lebih peduli, berbagi, lebih berbelas kasih …,” kata Morgan mewawancarai.

“Anda perlu kedamaian pikiran,” jawab Dalai Lama. “Juga cobalah untuk mendapatkan sukacita yang maksimal.”

Mengenai pernikahan, Dalai Lama mengatakan bahwa pernikahan yang telah terjadi berlangsung lama adalah hal yang baik, tapi tidak jarang pernikahan berujung pada perceraian.

“Tidak jarang hal itu (pernikahan) adalah persiapan untuk perceraian,” ujar tokoh Buddhis asal Tibet tersebut sambil diikuti gelak tawa.

Morgan melanjutkan mengenai perasaan Dalai Lama terhadap perceraian Brad Pitt dan Angelina Jolie yang memiliki enam anak.

“Ini menyedihkan (ketika pasangan tersebut berpisah),” jawab beliau. “Anak-anak mungkin kemudian akan lebih dekat dengan ayah atau ibu mereka, kadang kala menyulitkan, dan saya pikir hal itu dapat melukai pengalaman mendalam mereka atau sesuatu bersifat psikologi semacam itu.”

Morgan kemudian menanyakan pendapat Dalai Lama mengenai tokoh kontroversial Donald Trump, salah satu kandidat presiden Amerika Serikat dari Partai Republik.

“Apakah Anda pernah bertemu Donal Trump?” tanya Morgan. “Tidak pernah,” kata beliau singkat.

“Apa yang Anda pikirkan mengenai dirinya?” lanjut Morgan.

“Saya tidak tahu. Kadang bentuk rambutnya seperti itu.” jawab Dalai Lama sambil menggantungkan jari-jarinya di atas kepalanya. “Dan mulutnya, kecil,” kata beliau sambil tangannya meniru mulut yang berceloteh kecil. “Itu kesan saya.”

Selanjutnya Morgan menanyakan mengenai perbandingan jumlah pengikut Dalai Lama di Twitter yang lebih sedikit dibanding Kim Kardashian.

“Kim Kardashian memiliki 48 juta pengikut. Ia memiliki empat kali lebih banyak dari Dalai Lama, apakah itu mengkhawatirkan?”

“Kenapa (khawatir). Jika ia lebih banyak pengikut, (itu) bagus, tidak ada masalah,” kata peraih penghargaan Nobel Perdamaian tahun 1989 yang baru saja menerbitkan sebuah buku bersama dengan Uskup Agung Desmond Tutu, yang berjudul “The Book of Joy“.

Morgan mengakhiri wawancara dengan mengundang Dalai Lama untuk melakukan swafoto (selfie) dengan dirinya. [Bhagavant, 26/9/16, Sum]

Kata kunci: