Kanada » Lingkungan Hidup » Sosial

Setelah Ada Kegiatan Fangsheng Restoran Vegetarian Dirusak?

Senin, 25 Juli 2016

Bhagavant.com,
Pulau Pangeran Edward, Kanada – Sebuah restoran vegetarian di Kota Charlottetown, Provinsi Pulau Pangeran Edward (PPE), Kanada, pada awal bulan ini dirusak setelah sehari sebelumnya para bhiksu setempat mengadakan kegiatan fangsheng (melepas kehidupan).

Para bhiksu dari Great Enlightenment Buddhist Institute Society , PPE , Kanada, melakukan fangsheng dengan melepas lobster di samudra, Sabtu (9/7/2016).
Para bhiksu dari Great Enlightenment Buddhist Institute Society , PPE , Kanada, melakukan fangsheng dengan melepas lobster di samudra, Sabtu (9/7/2016). Foto: Jessica Doria-Brown / CBC / Twitter

Restoran Splendid Essence, sebuah restoran vegetarian di Jalan Prince, menurut pihak kepolisian Charlottetown, mengalami kerusakan termasuk pagar, bunga-bunga, dan kotak surat, pada Minggu (10/7/2016) pagi hari.

Seperti yang dilansir National Post dari The Canadian Press, Senin (11/7/2016), sehari sebelumnya para bhiksu dari Great Enlightenment Buddhist Institute Society (GEBIS), sebuah organisasi Buddhis di wilayah Little Sands telah mengundang kru kantor berita CBC News untuk bergabung bersama mereka di sebuah kapal nelayan untuk melakukan fangsheng dengan melepaskan lobster hidup sebanyak kurang lebih 272 kg di Selat Northumberland, Kepulauan Wood, yang sebelumnya telah mereka beli.

Restoran Splendid Essence di Pulau Pangeran Edward, Kanada.
Restoran Splendid Essence di Pulau Pangeran Edward, Kanada. Foto: tangkapan gambar Google map

Sebelum mengembalikan lobster-lobster tersebut ke habitat alami mereka, para bhiksu memercikan lobster-lobster tersebut dengan air berkah dan melakukan puja selama 20 menit dengan pembacaan sutra dan mantra.

Kegiatan fangsheng tersebut diungkap oleh media internasional dan disebarkan secara online.

“Para bhiksu memiliki motivasi untuk mempraktikkan belas kasih. Bersama-sama mereka semua berkeinginan untuk tetap rendah hati,” kata Y.M. Dan, seorang bhiksu dari institut tersebut, dalam sebuah pernyataan. “Mereka tidak mengurusi untuk menghakimi orang lain, juga tidak berharap adanya potensi perselisihan apapun yang dipicu karena hal ini.”

Juru bicara institut tersebut, Geoffrey Yang, yang telah membantu Keh-Jow Lu pemilik restoran vegetarian itu dalam pembangunannya, tidak ingin berspekulasi tentang keterkaitan antara kerusakan properti restoran dengan kegiatan fangsheng lobster. Dia mengatakan Keh-Jow Lu adalah seorang Buddhis, tetapi ia tidak terkait langsung dengan institut tersebut.

Geoffrey mengatakan para bhiksu secara sporadis telah melakukan kegiatan membebaskan lobster selama bertahun-tahun dan tidak mengantisipasi kegiatan tersebut akan mendapatkan begitu banyak perhatian media.

“Kami berharap tindakan belas kasih dan kebaikan ini tidak akan memprovokasi perdebatan emosional yang tidak perlu dan bisa tetap memotivasi pikiran yang baik dan perbuatan rendah hati,” kata Geoffrey.

Bangunan restoran yang dirusak tersebut juga merupakan markas dari Moonlight Foundation, sebuah organisasi nirlaba yang sebelumnya telah berkolaborasi dengan GEBIS dan mengikuti pemimpin spiritual yang sama. Berdasarkan regristrasi bisnis di PPE, pendiri organisasi ini, Mengrong Jin, juga menjabat sebagai kepala dari restoran tersebut.

Berdasarkan situsnya GEBIS adalah organisasi sosial Kanada yang terdaftar yang didirikan di British Columbia, Kanada pada tahun 2006, dan terdaftar di Pulau Pangeran Edward pada tahun 2008 dan di Ontario pada tahun 2013.[Bhagavant, 25/7/16, Sum]

Kata kunci: