Asia Tenggara » Thailand

Buddhis Thailand Rayakan Hari Asalha dan Awal Vassa 2016

Jumat, 22 Juli 2016

Bhagavant.com,
Bangkok, Thailand – Dalam rangka merayakan Hari Asalha (19/7) dan Hari Awal Vassa (20/7), Thailand menetapkan libur nasional selama tiga hari dari 18 hingga 20 Juli 2016.

Umat Buddhis berkumpul di Mahavihara Phra Mahathat Wora (Wat Phra Mahathat Woramahawihan), Provinsi Nakhon Si Thammarat, Thailand, Selasa (19/7/16) untuk merakan Asalha Puja 2559 EB.
Umat Buddhis berkumpul di Mahavihara Phra Mahathat Wora (Wat Phra Mahathat Woramahawihan), Provinsi Nakhon Si Thammarat, Thailand, Selasa (19/7/16) untuk merakan Asalha Puja 2559 EB. Foto: Tangkapan layar Youtube.

Pada kedua hari itu kantor-kantor pemerintah dan banyak perusahaan swasta yang tutup. Penjualan alkohol juga dilarang selama Hari Asalha (Asadha) yang dalam bahasa Thailand dikenal sebagai Asanha Bucha dan Hari Awal Vassa sebagai Wan Khao Phansa atau Watsa.

Meskipun Senin (18/7) bukan hari raya keagamaan, Perdana Menteri Jenderal Prayuth Chan-o-cha pada 18 Mei tahun lalu mengumumkan bahwa Senin kemarin sebagai hari libur tambahan “dalam rangka untuk meningkatkan ekonomi dan mempromosikan pariwisata”, Phuket News melaporkan, Sabtu (16/7/16).

Buddhis di seluruh Thailand mendatangi vihara-vihara setempat untuk melakukan puja bakti dan sangha dana (persembahan kepada sangha) pada saat menjelang maupun tibanya kedua hari tersebut. Di antara persembahan yang didanakan adalah lilin ukuran besar yang disebut lilin phansa (vassa).

Di Vihara Chaimongkol (Wat Chaimongkol), Pattaya Selatan, puja bakti Hari Asalha tidak hanya diikuti oleh warga Buddhis setempat tetapi juga para wisatawan mancanegara dan para ekspatriat. Mereka juga melakukan prosesi penyalaan lilin di sekitar vihara dan melakukan kebajikan lainnya.

Seperti yang dilansir Pattaya One, Rabu (20/7), para pemilik bar bir dan klub malam tidak menjual minuman alkohol sepanjang hari seperti yang ditetapkan dalam undang-undang mengenai alkohol, mereka tetap buka untuk menjual makanan dan minuman ringan.

Jelang Asalha Puja dan Awal Vassa 2559 EB, para siswa sekolah setempat mempersembahkan lilin phansa untuk para bhikkhu di Vihara Wangmai, Distrik Betong, Provinsi Yala, Thailand.
Jelang Asalha Puja dan Awal Vassa 2559 EB, para siswa sekolah setempat mempersembahkan lilin phansa untuk para bhikkhu di Vihara Wangmai, Distrik Betong, Provinsi Yala, Thailand, Senin (18/7/16). Foto: Nasueroh/BenarNews

Di Narathiwat, sebuah provinsi berpenduduk mayoritas Muslim di Pedalaman Selatan Thailand yang mengalami pergolakan pemberontakan separatis Muslim, umat Buddhis mempersembahkan dana makanan dalam prosesi pindapata di Vihara Khao Kong Park, Distrik Sri Sakhon. Seperti yang dilansir NewsGram (20/7), para tentara dari Pasukan Gugus Tugas Penjaga Ke-9 dan para warga desa menghadiri puja bakti, membawa lilin phansa sebagai bagian dari tradisi.

Sedangkan di provinsi terdekatnya, Provinsi Yala, menjelang Hari Asalha, para guru dan murid sekolah setempat mempersembahkan lilin phansa kepada para bhikkhu. Menurut tradisi lilin-lilin diberikan kepada para bhikkhu untuk digunakan selama masa vassa mereka.

Tradisi prosesi penyalaan lilin di Pedalaman Selatan Thailand, dilakukan pada siang hari karena alasan keamanan.

Pada perayaan Hari Asalha di Bangkok, umat Buddhis dari Birma (Myanmar) yang bekerja di Thailand bergabung bersama umat Buddhis Thailand mengunjungi Phu Khao Thong (Bukit/Gunung Emas), sebuah stupa di Vihara Saket (Wat Saket).

“Ini adalah tempat yang suci, Anda dapat berharap untuk apa pun,” kata Nopeh, seorang wanita Birma etnis Koren mengenai Bukit Emas, yang ia kunjungi setidaknya sekali setahun.

Hari Asadha Puja atau Asalha Puja merupakan hari memperingati peristiwa saat Buddha Gotama untuk pertama kalinya membabarkan Dhamma yang telah Ia temukan kepada 5 petapa pada hari purnama di bulan Asalha (sekitar Juli). Berbeda setahun dengan Indonesia, tahun 2016 ini Thailand memperingati Asalha atau Asadha 2559 EB.

Sehari setelah peringatan Hari Asalha, merupakan masa vassa bagi para bhikkhu dimulai. Masa vassa adalah masa atau waktu selama 3 bulan saat para bhikkhu melakukan retret dengan menetap di suatu tempat, biasanya di vihara untuk menfokuskan diri mereka dalam melatih diri memperdalam pengetahuan Dhamma dan bermeditasi. Pada umumnya masa vassa berawal di sekitar bulan Juli dan akan berakhir pada sekitar bulan Oktober.[Bhagavant, 22/7/16, Sum]

Kata kunci: ,