Buddhisme dan Kesehatan » Meditasi » Sains

Sakit Pungung? Meditasi Kesadaran Bisa Meredakannya

Selasa, 29 Maret 2016

Bhagavant.com,
Washington, Amerika Serikat – Penelitian baru-baru ini menyatakan bahwa sakit punggung yang sering terjadi pada orang dewasa dapat diredakan dengan meditasi kesadaran penuh (perhatian penuh), salah satu jenis meditasi yang diajarkan dalam Agama Buddha.

Meditasi kesadaran penuh dapat redakan sakit punggung, kata penelitian.
Meditasi kesadaran penuh dapat redakan sakit punggung, kata penelitian.

Penelitian yang dilakukan oleh Group Health Research Institute di Seattle, Washington, Amerika Serikat, menemukan bahwa Mindfulness-based stress reduction (MBSR) atau Pengurangan Stres Berdasarkan Kesadaran Penuh, sebuah program meditasi jenis kesadaran penuh, dapat meredakan sakit punggung.

Hasil penelitian tersebut mencatat bahwa meskipun MBSR memiliki kemanjuran yang sama dengan Cognitive Behavioral Therapy (CBT) atau Terapi Perilaku Kognitif, yaitu teknik umum yang melibatkan relaksasi dan edukasi, namun MBSR bisa lebih manjur dari obat pereda sakit atau nyeri yang dijual bebas.

Mengikutsertakan 342 orang dengan usia 20 hingga 70 tahun yang menderita sakit punggung kronis berkepanjangan sebagai partisiapan, para peneliti membagi mereka ke dalam dua kelompok.

Kelompok pertama berjumlah 229 orang dibagi menjadi dua kelompok dengan diberi tugas mempraktikkan latihan kesadaran penuh dalam program MBSR untuk kelompok setengah yang pertama dan menerima CBT untuk setengah yang lain. Kedua kelompok ini melaksanakan tugas mereka selama 2 jam setiap pekannya selama 8 minggu.

Sedangkan kelompok kedua yang berjumlah 113 orang melanjutkan perawatan yang biasa mereka lakukan, yang sering kali melibatkan obat ibuprofen dan obat-obat pereda sakit lainnya.

Setelah 26 minggu, para partisipan yang berlatih MBSR dan CBT memiliki peningkatan yang lebih besar dalam hal redanya sakit punggung daripada kelompok yang mengikuti perawatan biasa. Hasilnya 43,6 persen peningkatan kesehatan pada kelompok MBSR dan 44,9 persen pada kelompok CBT, sedangkan kelompok perawatan standar atau biasa sebesar 26,6 persen.

Penelitian dilanjutkan hingga minggu ke-52 dengan menunjukkan hasil yaitu mereka yang melakukan Pengurangan Stres Berdasarkan Kesadaran Penuh (MBSR) terus memperlihatkan perbaikan, sementara pada kelompok Terapi Perilaku Kognitif (CBT) tidak memperlihatkan perbaikan di setelah 26 minggu. Para peneliti menyimpulkan bahwa kesadaran penuh dapat menjadi pengobatan yang efektif untuk sakit punggung bawah yang kronis.

Penelitian yang telah dipublikasikan di The Journal of the American Medical Association edisi 22/29 Maret 2016 Vol 315, No. 12 tersebut sekali lagi menunjukkan manfaat dari meditasi Buddhis yang tidak hanya berdampak pada perkembangan batin tetapi juga berdampak pada kesehatan. Meditasi kesadaran penuh (Pali: sati) menjadi alternatif yang menjanjikan meredakan sakit punggung tanpa obat-obatan.[Bhagavant, 29/3/16, Sum]

Kata kunci: