Arkeologi » Indonesia

Gunung Kelud Meletus, Borobudur Ditutup Sementara

Sabtu, 15 Februari 2014

Bhagavant.com,
Jawa Tengah, Indonesia – Gunung Kelud di Kediri, Jawa Timur yang meletus pada Kamis (13/2/2014) sekitar pukul 22.50 WIB, menimbulkan hujan abu vulkanis yang turun ke beberapa daerah termasuk ke daerah Magelang, Jawa Tengah di mana Candi Agung Borobudur berada.

Candi Borobudur, Jawa Tengah. Foto: wikipedia.org
Candi Borobudur, Jawa Tengah. Foto: wikipedia.org

Abu vuklanis bersifat asam yang dapat merusak bebatuan cagar budaya dari abad ke-9 tersebut serta dapat mengganggu kesehatan dan kenyamanan para wisatawan, membuat Balai Konservasi Borobudur bersama dengan PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko, memutuskan untuk menutup sementara kawasan Candi Borobudur untuk umum sejak Jumat (14/2/2014).

Seperti yang dilaporkan oleh Antara News, Jumat (14/2/2014), para petugas Balai Konservasi Borobudur menutup stupa Candi Borobudur dengan tarpaulin supaya terlindung dari hujan abu letusan Gunung Kelud. Kepala Balai Konservasi Borobudur, Marsis Sutopo mengatakan bahwa pada pagi sekitar pukul 05.00 WIB petugas mensterilkan kawasan candi dari wisatawan yang menyaksikan matahari terbit lalu memasang penutup ke stupa.

Ada 72 stupa kecil dan satu stupa induk yang ditutup tarpaulin (kain atau kanvas kedap air karena disalut ter – ed), menurut Sutopo melanjutkan, tarpaulin juga dipasang untuk menutupi lantai candi, dari tingkat tujuh hingga sepuluh.

“Pemasangan cover setiap stupa kecil membutuhkan waktu sekitar lima hingga 10 menit. Namun karena banyak petugas yang memasang sehingga cepat selesai,” kata Sutopo menjelaskan.

Penutupan sebagian stupa candi, menurut Sutopo dilakukan karena saat ini kawasan candi sudah tertutup abu dan pengelola candi tidak tahu kapan hujan abu akibat letusan Gunung Kelud akan berhenti.

Dengan melihat ketebalan tutupan abu yang sekitar tiga hingga lima milimeter, berdasarkan pengalaman yang lalu, Sutopo menjelaskan bahwa perlu waktu sekitar tujuh hingga 10 hari untuk membersihkannya.

Menurut Sutopo, pihaknya belum mengetahui kapan proses pembersihan Candi Borobudur dapat dilakukan, karena harus memastikan tidak ada hujan abu lagi. Candi Borobudur akan dibuka kembali setelah dibersihkan dari abu yang proses pembersihannya akan melibatkan masyarakat dan relawan.

Situs Buddhis lainnya seperti Candi Mendut dan Candi Pawon juga mengalami situasi dan kondisi yang sama akibat meletusnya Gunung Kelud. Candi Borobudur juga pernah ditutup sementara saat Gunung Merapi meletus pada tahun 2010.[Bhagavant, Antara News, 14/2/14, Sum]

Kata kunci: