India

Situs Buddhis di Asia Selatan dan Tenggara Akan Dipetakan

Senin, 12 Agustus 2013

Seni dan Budaya BuddhisBhagavant.com,
Kolkata, India – Situs-situs Buddhis bersejarah dari negara-negara Asia Selatan dan Tenggara rencananya akan dipetakan dan disusun menjadi sebuah atlas untuk meningkatkan potensi pariwisata, demikian kata seorang pejabat India.

Organisasi Pemetaan Tematik dan Atlas Nasional (National Atlas and Thematic Mapping Organisation – NATMO), sebuah organisasi pembuatan peta dan altas di India, rencananya akan menyelesaikan sebuah proyek pemetaan dalam dua hingga tiga tahun mendatang untuk memetakan sejumlah besar situs-situs Buddhis di negara-negara di Asia Selatan dan Tenggara seperti Nepal, Sri Lanka, Kamboja, India, Indonesia, dan Thailand.

”Pemetaan tersebut akan dilakukan dengan bantuan dari data penginderaan jauh yang tersedia dan melalui berbagai fakta dan gambaran yang tersedia di dalam teks-teks dan catatan-catatan budaya dari berbagai negara,” kata Baisakhi Sarkar, wakil direktur NATMO, kepada IANS pada Kamis (8/8/2013).

Proyek yang didanai oleh Departemen Sains dan Teknologi India tersebut akan memperhitungkan data penginderaan jauh melalui gambar-gambar dari Cartosat yang merupakan satelit observasi bumi yang dikembangkan oleh putra-putra India.

”Hal ini terutama untuk meningkatkan pariwisata dan mempromosikan perdamaian, hal ini akan menyatukan situs-situs Buddhis di Asia Selatan dan Tenggara,” kata Sarkar.

India memiliki sekitar 25 hingga 30 situs yang berkaitan dengan Buddhisme yang keseluruhannya akan berada dalam proyek ini.

Meskipun tujuan pemetaan ini adalah hal yang baik untuk promosi pariwisata, namun terdapat permasalahan utama yang perlu dihadapi oleh pemerintah India mengenai lemahnya keamanan di situs-situs Buddhis di India mengingat awal bulan lalu, Minggu (7/7/2013), telah terjadi serangkaian ledakan bom di Mahavihara Bodhgaya, salah satu situs Buddhis terkemuka di dunia oleh kelompok militan Mujahidin India.[Bhagavant, 12/8/13, Sum]

Kata kunci: