Seremonial

Pesan Vesak 2013 Sekretaris Jenderal PBB

Senin, 20 Mei 2013

Perserikatan Bangsa-BangsaBhagavant.com,
New York, Amerika Serikat – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui Sekretaris Jenderalnya, Ban Ki-moon, menyampaikan Pesan Hari Vesak 2013 kepada seluruh umat Buddha di dunia, pada Jumat 17 Mei 2013.

Dalam Pesan Hari Vesak yang tertuang dalam dokumen Sekretaris Jenderal PBB No. SG/SM/15031, Ban Ki-moon menyerukan di kesempatan di hari Vesak ini untuk memeriksa bagaimana ajaran Buddha dapat memberitahukan kita cara menanggapi berbagai tantangan yang ada saat ini.

Berikut Pesan Hari Vesak dari Sekretaris Jenderal PBB.

Hari Vesak merupakan sebuah perayaan bagi Buddhis di seluruh dunia dan sebuah kesempatan bagi seluruh anggota komunitas internasional untuk mendapat keuntungan dari kekayaan tradisi Buddhis. Peringatan tahun ini jatuh pada masa perselisihan dan penderitaan yang meluas, merupakan sebuah kesempatan untuk memeriksa bagaimana ajaran Buddha dapat memberitahukan kita cara menanggapi tantangan-tantangan yang ada.

Menghadapi permasalahan yang mengganggu yang dihadapi oleh dunia kita adalah sejalan dengan Buddhisme. Sang Buddha sendiri, sebagai seorang pangeran muda meninggalkan keamanan istana-Nya untuk mengetahui empat penderitaan, kelahiran, usia tua, sakit dan kematian. Meskipun realitas yang menyakitkan tersebut tidak dapat dihindari, Buddhisme menawarkan wawasan ke dalam untuk bagaimana menghadapinya. Sejarah ini penuh dengan contoh-contoh inspirasi kekuatan transformasi dari filsafat Buddhis.

Raja Ashoka yang legendaris, seorang penakluk yang pernah memimpin sebuah rezim yang kejam di India sekitar tiga abad setelah wafatnya Sang Buddha, akhirnya memeluk Buddhisme, meninggalkan kekerasan dan memeluk perdamaian. Nilai-nilai yang telah dianut oleh raja Ashoka, termasuk hak asasi manusia, pemerintah yang demokratis, dan menghormati martabat hidup adalah hal umum bagi semua agama besar. Fakta bahwa ia dapat menganut nilai-nilai tersebut setelah perang brutal selama bertahun-tahun menawarkan bukti bahwa niat baik dari individu dapat mengakhiri penderitaan yang luas.

Sekarang, lebih dari sebelumnya, kita membutuhkan semangat tanpa-kekerasan untuk membantu menginsiprasi perdamaian dan memadamkan konflik. Saya menyampaikan harapan terbaik saya bagi para umat yang merayakan Hari Vesak dan secara tulus saya berharap agar kita semua dapat mengambil cita-cita spiritual untuk memperkuat tekad kita untuk memperbaiki dunia kita.

Ban Ki-moon

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa

Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan resolusinya No. 54/115 tahun 1999, mengakui secara internasional Hari Vesak untuk mengakui kontribusi yang diberikan oleh Buddhisme, salah satu agama tertua di dunia, yang telah dibuat selama lebih dari dua setengah ribu tahun dan terus berbuat bagi spiritualitas kemanusiaan. Vesak saat ini diperingati setiap tahun di Markas Besar PBB dan di kantor PBB lainnya. [Bhagavant, 20/5/13, Sum]

Kata kunci: ,