Asia Selatan » India » Sains

Dalai Lama: Ajaran Buddha Benar Berdasarkan Ilmiah

Selasa, 15 Januari 2013

Yang Mulia Dalai Lama XIVBhagavant.com,
Sarnath, India – Dalam sebuah pertemuan di Sarnath, Uttar Pradesh, India, Rabu, 9 Januari lalu, Dalai Lama mengatakan bahwa ilmuwan merasa ajaran Buddhisme benar-benar berdasarkan ilmiah.

“Buddhisme menjadi sebuah wilayah yang menarik bagi para ilmuwan karena mereka merasa ajaran dan prinsip-prinsip Buddhisme benar-benar berdasarkan ilmiah,” demikian kata Dalai Lama saat melakukan pertemuan dengan para viharawan di Universitas Pusat Studi Tibet (Central University of Tibetan Studies – CUTS) di Sarnath, Uttar Pradesh, India, seperti yang dikutip dari TNN, Kamis, 10 Januari.

Beliau mengatakan bahwa ia akan bertemu dengan para ilmuwan di Delhi untuk mendiskusikan hal yang sama pada 14 sampai 17 Januari.

Secara khusus. Sekitar 30.000 orang tiba di Varanasi untuk menghadiri empat hari ceramah Dalai Lama di Sarnath yang dimulai pada Senin, 7 Januari. Para bhiksu-bhiksuni dari berbagai daerah termasuk dari wilayah Himalaya, masyarakat Tibet dari berbagai daerah di India dan Tibet, dan orang-orang dari berbagai agama lainnya hadir untuk mendengarkan ceramah dari pemenang Penghargaan Nobel Perdamaian tersebut.

Sementara itu, seluruh tempat di Sarnath tetap penuh sesak dengan umat Buddha dan para pengikut Dalai Lama bahkan hingga hari Rabu. Meskipun dalam kondisi cuaca yang dingin membeku, para umat tetap duduk di Kalachakra Mandapa, sebuah aula terbuka di CUTS.

Sebelum ceramah tersebut dimulai, para umat diberi roti dan teh asin (po cha) sebagai sarapan. Panna Mistri, seorang warga asli dari Bodh Gaya yang telah berpengalaman dalam membuat po cha tersebut memberitahukan bahwa teh tersebut dibuat dari susu yang mendidih dengan sedikit air. Mentega dan garam ditambahkan ke dalamnya, disusul dengan air teh.

Sekitar 6.000 liter teh dipersiapkan setiap kalinya. Selain itu, dapur juga mempersiapkan sekitar 21.000 potong roti untuk para umat.

Makanan lokal dan dari Tibet yang lezat juga dijual di jalan-jalan menuju universitas tersebut.[Bhagavant, 15/1/13, Sum]

Kata kunci: ,