Asia Tenggara » Indonesia » Seremonial

Konferensi Dewan Sangha Buddhis Sedunia Ke-9 di Indonesia

Jumat, 30 November 2012

Dewan Sangha Buddhis Sedunia - World Buddhist Sangha Council

Bhagavant.com,
Medan, Indonesia – Indonesia mendapat kehormatan menjadi tuan rumah diselenggarakannya Konferensi ke-9 Dewan Sangha Buddhis Sedunia (World Buddhist Sangha Council – WBSC) yang bertempat di Mahakaruna Buddhist Centre (MKBC), Medan, Indonesia. Persamuhan Agung ini akan dihadiri oleh utusan 33 negara dari Asia, Australia, Afrika, Amerika, dan Eropa dengan jumlah delegasi sekitar 600 orang; dibuka pada tanggal 3 Desember dan berakhir tanggal 5 Desember 2012.

Seperti yang disampaikan dalam siaran pers Vihara Mendut, Kamis, 29 November 2012, konferensi yang berlangsung setiap 5 tahun ini dan untuk pertama kalinya berlangsung di Indonesia adalah forum dunia para bhiksu-bhiksuni dari semua golongan (mazhab): Theravada, Mahayana, dan Vajrayana. Tema konferensi adalah: SANGHA MENJAGA KEUTUHAN DUNIA.

Dalam suasana kerukunan persaudaraan para bhiksu akan memperbaharui komitmen dan rencana-rencana nyata untuk ikut serta membangun keharmonian hubungan antar bangsa dengan pendidikan dan pencerahan Dharma. Kasih sayang terhadap semua kehidupan, penghormatan kepada semua agama, penghargaan pada keaneka-ragaman budaya, serta menjaga keutuhan lingkungan adalah semangat Dharma, ajaran Buddha Gautama. Dan itu pula nafas World Buddhist Sangha Council. Demikian penuturan Ketua Umum Panitia Pelaksana Bhikkhu Sri Pannavaro Mahathera dalam pertemuannya dengan pers.

Mendahului Konferensi ke-9 WBSC ini akan diresmikan komplek Mahakaruna Buddhist Centre, Medan, tempat konferensi berlangsung. Mahakaruna Buddhist Centre bukan hanya menjadi aset fisik tetapi juga akan menjadi kekayaan spiritual budaya bangsa. Mahakaruna Buddhist Centre sendiri terletak di Jln. H. Anif – Kompleks Cemara Abadi, Medan.

Sumatera yang dikenal juga dengan nama Svarnadvipa / Suwarnadwipa (Pulau Emas) pada masa Kerajaan Sriwijaya bukan hanya menjadi salah satu pusat perdagangan Asia, tetapi juga pusat pendidikan Dharma. Para bhiksu dan bhiksuni dari mancanegara datang belajar Dharma di Sriwijaya di bawah asuhan para guru-guru besar Dharma. Peradaban, keluhuran budaya, dan pengetahuan Dharma bangsa ini telah ikut serta memberikan kontribusi besarnya kepada dunia sejak lebih dari 1.700 tahun yang lampau.

Mahakaruna Buddhist Center diharapkan akan menjadi salah satu tempat wisata religi dunia serta wahana untuk kembali memberikan sumbangsih keluhuran budaya kepada Tanah Air dan mancanegara.

Panitia pelaksana mengundang para tokoh lintas agama, DPRD Sumut, Pemda setempat serta tokoh masyarakat bergabung bersama dalam memberikan kontribusi untuk dunia melalui acara ini. Refleksi ini adalah keharmonian masyarakat Indonesia, khususnya Sumatera Utara.[Bhagavant, 30/11/12, Sum]

Kata kunci: